Jokowi Bangga, PT INKA Kuasai Pasar Ekspor Kereta Api di Asia

Jokowi merasa bangga dan mengapresiasi PT INKA yang memenangi tender pengadaan kereta api penumpang di Bangladesh dan beberapa negara lainnya.

Jokowi Bangga, PT INKA Kuasai Pasar Ekspor Kereta Api di Asia
SURYA/Tribunnews
Kereta api produksi PT INKA yang diekspor ke Bangladesh 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasa bangga dan mengapresiasi PT Industri Kereta Api (INKA) kerena sudah memenangi tender pengadaan kereta api penumpang di Bangladesh dan beberapa negara lainnya.

Hal ini diungkapkan presiden lewat akun media sosial pribadinya.

"Selamat pagi. Ratusan gerbong kereta api buatan Indonesia akan rutin melintasi rel-rel di negara Bangldesh setelah hari Minggu lalu, PT Industri Kereta Api (INKA) mulai mengirimkan 15 kereta penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya ke Bangladesh," tulis Jokowi dalam postingan Instagram-nya, Selasa (22/1/209).

Jokowi mengatakan, belasan gerbong kereta api yang dikirim ke Bangladesh itu merupakan ekspor tahap pertama yang dilakukan PT INKA, setelah memenangkan tender pengadaan pada 2017 lalu.

"Ini ekspor tahap pertama dari total 250 gerbong kereta senilai 100,89 juta dollar AS hasil tender pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway yang dimenangi INKA tahun 2017," katanya.

Dukung Perluasan Pabrik

Presiden menjelaskan, selain untuk Bangladesh, pabrik PT INKA yang berada di Jawa Timur kini tengah menyelesaikan pesanan dalam negeri yakni 438 kereta LRT Jabotabek pesanan PT KAI.

Selain itu, PT INKA juga tengah menggarap rangkaian kereta untuk Filipina serta Srilanka.

"Pasar kereta api di dunia masih luas dan teknologi maju di bidang ini sudah pula kita kuasai. Karena itulah pemerintah mendukung perluasan pabrik INKA di Banyuwangi, Jawa Timur, dengan total nilai investasi sekitar Rp1,63 triliun. Dengan perluasan pabrik itu, tenaga kerja lokal di INKA yang kini 3.000-an orang bisa ditingkatkan jadi 8.000 orang," paparnya.

Diketahui, PT INKA mulai mengirimkan kereta lagi untuk Bangladesh Railway pada 20 Januari 2019.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved