Kota Magelang

Alat Penghitung Mundur Lampu APILL di Sejumlah Titik di Kota Magelang Dimatikan, Ini Alasannya

Keberadaan alat tersebut dinilai malah membuat potensi kecelakaan karena pengendara yang sudah jalan dan saling kebut bahkan saat APILL masih merah

Alat Penghitung Mundur Lampu APILL di Sejumlah Titik di Kota Magelang Dimatikan, Ini Alasannya
IST
Alat Penghitung Mundur (Countdown Timer) Lampu APILL (Traffic Light) di persimpangan di Alun-alun Kota Magelang, Minggu (20/1/2019). Rencananya, count down timer akan segera dimatikan karena picu resiko kecelakaan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dinas Perhubungan Kota Magelang me-nonaktifkan alat penghitung mundur (countdown timer) yang ada di sejumlah titik Lampu APILL di Kota Magelang.

Keberadaan alat tersebut dinilai malah membuat potensi kecelakaan karena pengendara yang sudah jalan dan saling kebut bahkan saat lampu APILL masih merah.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Magelang, Suryantoro mengatakan, sementara ini countdown timer yang dinonaktifkan berada di wilayah Jalan A Yani Magelang Utara, kawasan Alun-alun, Magelang Tengah, dan Jalan Jenderal Sudirman, Magelang Selatan. Ia mengatakan, kawasan tersebut kerap terjadi pelanggaran aturan.

Baca: Wakil Walikota Magelang Perintahkan OPD Segera Laksanakan Kegiatan Strategis Tahun 2019

"Di kawasan itu, sering terlihat alat hitung mundur justru dipergunakan pengendara untuk menyalahi aturan. Lampu masih merah, langsung beberapa detik, kendaraan sudah nyelonong duluan. Padahal masih ada kendaraan yang lewat di jalur lain. Hal ini berpotensi membuat resiko kecelakaan semakin tinggi," kata Suryantoro, Minggu (20/1/2019).

Alat penghitung waktu mundur di area persimpangan traffic light memang kerap dikeluhkan pengendara. Terutama di Persimpangan Soka, Magelang Selatan, yang hitungannya sampai tiga menit, sehingga terkesan begitu lama.

Padahal ditilik dari kebutuhan, jarak persimpangan, waktu itu memang diperlukan.

"Kami sampai dikomplain pengendara karena hitungannya dari arah utara terkesan lama, hampir 3 menit. Padahal bukan karena alat hitung mundur yang lama, tapi memang kebutuhan dan hampir dari semua titik minimal menunggu sekitar dua menit," ucapnya.

Baca: Melanggar Lalin di Kota Magelang, Siap-siap Diperingatkan Lewat Pengeras Suara

Penonaktifan countdown timer ini tidak diterapkan di seluruh lokasi, tetapi di beberapa tempat yang masih dibutuhkan, countdown timer akan tetap diaktifkan.

Alat Countdown timer sendiri masih tetap terpasang di lampu APILL, baru diturunkan setelah Dishub mengganti menggunakan ATCS yang baru.

"Jadi penonaktifkan ini sifatnya sementara. Sedankan alatnya tidak diturunkan. Masih di situ, sampai sekarang. Nantinya semua countdown baru akan diturunkan ketika kami sudah menggantinya dengan Area Traffic Control System (ATCS)," jelasnya.

Dinas Perhubungan Kota Magelang sendiri akan menambah tiga titik pemasangan Sistem Kendali Lalu Lintas Kendaraan atau Area Traffic Control System (ATCS) di Kota Magelang, yakni di persimpangan Gotong Royong, Masjid Agung Kauman, dan SPBU Cacaban.

ATCS didukung fitur yang canggih, terpasang Traffic Audio Announcer pengeras suara yang berfungsi memperingatkan pengendara yang melanggar.

Kemudian juga terpasang kamera pemantau dengan kualitas gambar dan resiolusi tinggi.

Melalui penambahan titik baru diharapkan kondisi keamanan dan ketertiban lalu lintas di Kota Magelang semakin terjaga.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved