Kota Yogya

Diskominfosan Kota Yogyakarta Kembangkan JSS untuk Smartphone IOS

Aplikasi JSS merupakan aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat luas, tidak hanya untuk warga Kota Yogyakarta.

Diskominfosan Kota Yogyakarta Kembangkan JSS untuk Smartphone IOS
istimewa
Diskominfosan Kota Yogyakarta Kembangkan JSS untuk Smartphone IOS 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Untuk meningkatkan layanan, Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Kominfosan) Kota Yogya kembangkan aplikasi Jogja Smart Service (JSS) yang bisa diunduh smartphone berbasis IOS.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfosan Kota Yogya, Tri Hastono mengungkapkan lebih dari 9000 pengguna aplikasi JSS.

Namun saat ini aplikasi JSS hanya bisa diunduh melalui smartphone berbasis Android saja.

Oleh sebab itu Diskominfosan ingin segera mengembangkan aplikasi JSS.

Baca: Lebarkan Sayap, Naavagreen Akan Buka Cabang Baru di Bintaro dan Jambi

"Pengguna aplikasi JSS cukup banyak. Kalau menurut data terakhir, sudah ada lebih dari 9.000 akun. Tetapi saat ini masih android,makanya perlu dikembangkan lagi, saat ini on progres untuk smartphone berbasis IOS," ungkapnya pada Tribunjogja.com, Sabtu (19/1/2019).

Aplikasi JSS merupakan aplikasi yang bisa diunduh oleh masyarakat luas, tidak hanya untuk warga Kota Yogyakarta.

Masyarakat bisa sekedar mengakses informasi bahwa menyampaikan keluhan melalui aplikasi tersebut.

"Kota Yogyakarta kan kota wisata dan kota pendidikan, jadi tidak hanya diakses oleh warga Yogyakarta saja. Masyarakat umum bisa memanfaatkan aplikasi JSS. Selama ini yang diselesaikan secara manual kita kembangkan, dikaji, didapat lebih efisien," lanjutnya.

Baca: Pemkot Yogyakarta dan Kemenag Sinergikan Pelayanan dalam JSS

Saat ini aplikasi JSS memiliki 33 modul yang sudah bisa dipakai oleh masyarakat.

Ia menjelaskan masyarakat lebih banyak mengakses JSS terkait pemanfaatan fasilitas publik.

Selain itu masyarakat juga lebih banyak mengakses terkait dengan layanan administrasi di daerah setempat.

"Banyak yang bisa digunakan, ada kedaruratan, misal ada yang membutuhkan ambulan, atau hanya sekedar mengecek stok darah. Tetapi yang familiar untuk masyarakat terkait dengan fasilitas publik, misalnya PJU mati, traffic light mati, atau jalan rusak. Lalu juga soal layanan administrasi, misal administrasi di kecamatan," jelasnya.

Ia pun berharap aplikasi JSS bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan baik. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved