Gunungkidul

Bupati Gunungkidul Masih Belum Tentukan Pejabat untuk Isi 5 Jabatan Kosong

Lelang jabatan telah berlangsung dari akhir tahun lalu, tetapi hingga saat ini Bupati Gunungkidul Badingah belum tentukan pejabat yang akan menduduki

Bupati Gunungkidul Masih Belum Tentukan Pejabat untuk Isi 5 Jabatan Kosong
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Lelang jabatan telah berlangsung dari akhir tahun lalu, tetapi hingga saat ini Bupati Gunungkidul Badingah belum tentukan pejabat yang akan menduduki pada jabatan kosong.

Padahal Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan telah menyerahkan kandidat pengisi jabatan kosong ke Bupati, Rabu, (16/1/2019).

Baca: Disdikpora Gunungkidul Inventarisir Status Kepemilikan Lahan Sejumlah Sekolah

Badingah tengah berkonsultasi dengan pemerintah pusat, nantinya setelah konsultasi barulah dirinya memilih pejabat untuk mengisi jabatan yang kosong di kalangan Pemkab Gunungkidul.

"Masih belum saya pilih, saat ini para kandidat akan diteliti lebih detail oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN)," ucapnya.

Badingah mengatakan setelah diteliti oleh KASN dirinya baru bisa memtutuskan siapa yang kayak untuk mengisi jabatan kosong tersebut, dalam lelang kali ini ada 5 posisi kosong yaitu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Staff Ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik.

Untuk menghindari kesan lelang hanya sebatas formalitas, Badingah akan melihat rekam jejak dan kapasitas yang dimiliki para kandidat lelang jabatan.

"Saat ini baru dikonsultasikan, nanti pada saatnya akan kami umumkan," ucapnya.

Baca: Bupati Gunungkidul Izinkan Pegawai Tengok Kondisi Anak di Jam Kerja. Ini Alasannya

Sementara itu, Ketua Pansel Jabatan Tinggi Pratama Pemkab Gunungkidul, Drajad Ruswandono, mengatakan saat ini tugas pansel telah selesai dengan didapatnya 3 kandidat ditiap tiap posisi yang kosong.

"Tingga tunggu bu Bupati, siapa yang nantinya dipilih," ucapnya.

Menurutnya tiga kandidat di masing-masing posisi yang kosong bupati tidak bisa serta merta memilih tetapi harus dikonsultasikan melalui KASN.

"Khusus untuk jabatan kepala dinas Disdukcapil harus dengan rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri, aturannya memang seperti itu semoga akhir bulan dapat terisi semua jabatan yang kosong," ujarnya.

Pansel telah memilih 3 orang disetiap posisi yang kosong, nama-nama tersebut diserahkan kepada bupati.

Tes yang harus ditempuh oleh oara kandidat adalah tes kompetensi, wawancara, serta rekam jejak.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved