Pemilu 2019

Terdakwa Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu di Bantul Divonis Satu Bulan Penjara

Terdakwa Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu di Bantul Divonis Satu Bulan Penjara

Terdakwa Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilu di Bantul Divonis Satu Bulan Penjara
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM - Terdakwa kasus pidana pemilu di Bantul, Durori divonis satu bulan penjara dan denda  Rp 1 juta subsider kurungan satu bulan penjara oleh Majelis Hakim di pengadilan negeri Bantul.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni dua bulan penjara dan denda Rp 1 juta.

Dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Bantul pada Senin (14/1/2019) sore, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Laily Fitria Titin Anugerahwati, hakim anggota Koko Riyanto dan Evi Insiyati memberikan waktu tiga hari kepada terdakwa dan JPU untuk menentukan sikap atas vonis yang dijatuhkan tersebut.

Dalam sidang putusan tersebut, terdakwa juga diputus tidak perlu menjalani pidana penjara sepanjang tidak mengulangi perbuatan yang sama dalam kurun waktu 3 bulan.

Kordiv penindakan pelanggaran pemilu Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih mengungkapkan pihaknya menghormati putusan hakim tersebut.

Baca: Terdakwa Kasus Politik Uang di Bantul Dituntut 2 Bulan Penjara

Untuk sikap selanjutnya kata dia Bawaslu Kabupaten Bantul tentu akan membahas bersama Sentra Gakkumdu Bantul karena setelah masuk persidangan itu menjadi kewenangan dari Jaksa Penuntut Umum.

Untuk bersikap selanjutnya, setelah melalui proses pembahasan di Sentra Gakkumdu.

"Yang jelas kami dari Bawaslu DIY mengapresiasi kerja Bawaslu Bantul beserta jajaran Panwaslu kecamatan Pajangan dan Sentra Gakkumdu Bantul yang telah bekerja keras untuk menindaklanjuti pelanggaran ini," tutur dia.

Diketahui sebelumnya, kasus yang menjerat Durori bermula dari adanya kampanye Hilmy Muhammad yang digelar di Lapangan Bongsing, Guwosari, Pajangan, Bantul, pada 7 November 2018 silam.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved