Yogyakarta

Dishub dan DPUESDM Masih Siapkan Pergub Soal Insentif

Untuk tahun ini pihaknya masih akan berkonsentrasi pada penataan lanskap lahan di eks bioskop Indra.

Dishub dan DPUESDM Masih Siapkan Pergub Soal Insentif
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim Pelaksana Harian Unit Manajemen Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Prioritas (TP5) DIY, Rani Sjamsinarsi menyebutkan penataan fasad kawasan Malioboro yang masuk dalam kawasan cagar budaya bisa dilaksanakan tahun ini.

Hal ini karena regulasi untuk pemberian insentif sudah bisa dilaksanakan.

"Sebenarnya untuk fasad yang masuk dalam herritage bisa diselesaikan terlebih dahulu bahkan tahun lalu sebenarnya bisa," papar Rani, akhir pekan lalu.

Rani mengatakan, percepatan pembangunan ini bisa dilaksanakan karena bangunan yang masuk cagar budaya pun sudah dipetakan dan sudah diSKkan.

Selain itu, regulasi untuk bantuan pun sudah jelas.

Baca: Bendung Kamijoro Akan Diswastakan, Pemprov Siapkan Sosialisasi untuk Skema KPBU

"Kalau yang fasad milik pribadi memang masih belum dilaksanakan pembangunan. Kalau herritage khan sudah ada aturan UU cagar budaya," jelasnya.

Meski demikian untuk fasad yang masuk cagar budaya dan berapa nominal insentifnya, Rani tidak mengetahuinya secara mendetail. Data ini dimiliki oleh Dinas Kebudayaan DIY.

Belum Ditata

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Aris Eko Nugroho menjelaskan, untuk penataan fasad di Malioboro baik herritage maupun bukan atau perorangan memang belum dilaksanakan tahun ini.

Pihaknya tengah melakukan pendekatan pada para pemilik toko mengenai penataan fasad ini.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved