Gunungkidul

Pascaperistiwa Penyerangan Ular, Pemkab Gunungkidul Imbau Kebersihan Kandang Ternak Diperhatikan

Penyerangan ular di Ponjong diduga terjadi karena ular tersebut hendak memangsa hewan ternak milik Sarjiyem yang berada di belakang rumah.

Pascaperistiwa Penyerangan Ular, Pemkab Gunungkidul Imbau Kebersihan Kandang Ternak Diperhatikan
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Ular piton yang menyerang dua warga Dusun Trenggono Kidul, Kamis (10/1/2019) yang berhasil diamankan oleh warga sekitar. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kejadian penyerangan ular terhadap ibu dan anak di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong disinyalir karena ular ingin memangsa hewan ternak milik korban.

Untuk menghindari hal serupa terulang lagi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghimbau kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak untuk memperhatikan kebersihan kandang ternak.

Kepala Bidang, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Suseno Budi, mengatakan penyerangan ular di Ponjong diduga terjadi karena ular tersebut hendak memangsa hewan ternak milik Sarjiyem yang berada di belakang rumah.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

"Penyerangan hewan liar terhadap hewan ternak di Kabupaten Gunungkidul terjadi tidak hanya satu kali saja, yang kemarin itu karena ular ingin memangsa ternak tetapi terganggu oleh Sarjiyem dan anaknya," ucapnya pada Tribunjogja.com, Jumat (11/1/2019).

Ia menambahkan, jika dilihat dari lokasinya, tempat tinggal korban berhimpitan dengan bukit yang diduga menjadi habitat asli ular piton.

Suseno menuturkan, untuk menghindari terjadinya penyerangan hewan liar, masyarakat diharapkan lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dan juga kandang.

"Kalau perlu di sekitar kandang diberikan penerangan, kalau terjadi serangan hewan dapat diketahui. Kalau di sekitar kandang ada tumbuhan liar seperti rumput bisa dihilangkan," imbuhnya.

Baca: 2 Warga Gunungkidul Berjibaku Selamatkan Diri dari Lilitan Ular Piton

Sedangkan saat disinggung mengenai langkah nyata pihak pemkab, ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Saya akui kita minim pengalaman menangani ular, tetapi seperti urusan lainnya seperti serangan hewan ternak kita sudah koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat kesehatan hewan terkait," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved