Yogyakarta

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Pelecehan Seksual UGM Minta Polisi Gelar Perkara Terbuka

Dengan gelar perkara terbuka, kasus pelecehan seksual yang melibatkan kliennya itu bisa dilihat secara gamblang.

Kuasa Hukum Terduga Pelaku Pelecehan Seksual UGM Minta Polisi Gelar Perkara Terbuka
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Kuasa Hukum HS, Tommy Susanto, SH menunjukkan surat kuasa atas HS sebagai saksi dalam kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa UGM saat KKN di Maluku pertengahan 2017 lalu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Terduga pelaku pelecehan seksual mahasiwa UGM, HS kembali dipanggil Polda DIY untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Kuasa Hukum HS, Tommy Susanto, SH mengatakan HS dipanggil Polda DIY, Jumat (11/1/2019) lalu.

"Setelah sebelumnya dimintai keterangan dengan 66 pertanyaan. Klien saya, HS, Jumat (11/1/2019) kembali dipanggil dan diperiksa Polda DIY, untuk memenuhi kelengkapan berkas. Ada sekitar 20 pertanyaan yang disampaikan dalam pemeriksaan tambahan kemarin," katanya kepada media saat jumpa pers di Rumah Makan Mbah Cokro, Sabtu (12/1/2019).

Dalam jumpa pers tersebut, ia kembali menegaskan bahwa tidak ada pemerkosaan atau pencabulan seperti yang dituduhkan.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Selama pemeriksaan, Tommy menilai bahwa perbuatan HS mendapat respon dari terduga korban, A.

"Saya kembali tegaskan tidak ada pemerkosaan atau pencabulan. Selama pemeriksaan saya ikut mendampingi, dari pertanyaa-pertanyaan penyidik, itu seperti prarekonstruksi. Saya meyakni bahwa tidak ada pemerkosaan," tergasnya.

Ia pun meminta Polda DIY untuk melakukan gelar perkara terbuka kepada pihak yang berkepentingan.

Menurutnya dengan gelar perkara terbuka, kasus pelecehan seksual yang melibatkan kliennya itu bisa dilihat secara gamblang.

Ia pun mendorong Polda DIY untuk menggunakan pakar-pakar hukum, supaya kasus hukumnya jelas.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved