Kota Yogya

FORPI Yogya : Jukir Nakal Perlu Diberi Sanksi Sosial

Di tahun 2018 sendiri tak kurang dari 30 jukir nakal yang berhasil diamankan dan menjalani proses hukum.

FORPI Yogya : Jukir Nakal Perlu Diberi Sanksi Sosial
TRIBUNJOGJA.COM
Para jukir liar sedang membayar denda senilai ratusan ribu rupiah terkait perbuatan menarik tarif parkir tak sesuai Perda Perparkiran, Kamis (28/12/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rendahnya denda yang menjerat juru parkir (jukir) nakal dinilai tidak menimbulkan efek jera bagi si pelaku.

Terlebih diketahui pelaku tidak hanya sekali melakukan perbuatannya tersebut dan telah menjalani proses hukum yang sama sebelumnya.

Anggota Forum Pemantau Independen Pakta Integritas (Forpi) Kota Yogyakarta Periode 2018, Baharuddin Kamba menjelaskan dirinya merasa prihatin dengan putusan hakim yang dinilainya terlalu ringan atas perbuatan yang dilakukan jukir nakal.

"Vonis ringan bisa jadi angin surga bagi jukir-jukir nakal lainnya untuk selalu melanggar. Karena denda Rp 100ribu tidak ada efek jera bagi jukir yang melanggar," ucapnya pada Tribunjogja.com, Sabtu (12/1/2019).

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Ia mengatakan, bahwa seharusnya hakim punya kepekaan yang tinggi dengan memberikan vonis yang maksimal.

"Jika vonis yang diberikan hakim tersebut maksimal, maka bisa dijadikan yurisprudensi hakim-hakim lainnya di tanah air," tambahnya.

Ia pun menegaskan, selanjutnya perlu adanya revisi Perda terkait, khususnya klausul tentang sanksi, baik senda maupun pidananya.

"Misalkan ancaman minimalnya Rp 500ribu atau Rp 1 juta," jelasnya.

Ia pun memberikan masukan kepada Pemkot Yogyakarta agar lebih giat menggelar razia untuk menertibkan parkir liar.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved