Yogyakarta

Film Pendek 'Kembalilah dengan Tenang' Wakili Indonesia di Ajang Clermont-Ferrand

film ini menghadirkan fakta yang hingga saat ini masih berlangsung tentang adanya problematika kurangnya lahan pemakaman.

Film Pendek 'Kembalilah dengan Tenang' Wakili Indonesia di Ajang Clermont-Ferrand
istimewa
Beberapa scene film Kembalilah dengan Tenang 

Laporan Reporter Tribun Jogja Yudha Kristiawan

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menuangkan keresahan dalam bentuk karya film dilakukan oleh Said, Wimba beserta sineas muda Yogyakarta lainnya di bawah bendera rumah produksi Crazyone.

Melihat fenomena semakin menyempitnya lahan pemakaman umum sehingga memunculkan istilah seperti sewa makam, makam tumpuk, membuat para sineas muda ini resah.

Berangkat dari keresahan itu lah mereka memproduksi film pendek berjudul "Kembalilah dengan Tenang".

Wimba selaku produser film berdurasi 25 menit ini menuturkan, garis besar cerita film ini adalah menghadirkan fakta yang hingga saat ini masih berlangsung tentang adanya problematika kurangnya lahan pemakaman, khususnya terjadi di lingkungan masyarakat urban, perkotaan.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Wimba dan tim pun melakukan riset kurang lebih selama dua tahun untuk menggali lebih dalam fenomena kurangnya lahan pemakaman umum sehingga kemudian muncul makam tumpuk dan sewa makam.

Tema film ini rupanya sukses menyedot perhatian cineas internasional.

Film yang diproduksi pada tahun 2018 dan disutradarai oleh Reza Fahriyansyah ini masuk dalam seleksi Clermont-Ferrand International Short Film Festival ke-41. Said menjelaskan, Clermont-Ferrand International Short Film Festival merupakan salah satu festival film pendek internasional terbesar di dunia.

Festival ini digagas oleh Clermont-Ferrand University Film Society pada tahun 1979 dan terus berjalan setiap tahunnya hingga sekarang. Clermont-Ferrand International Short Film Festival ke-41 akan diselenggarakan pada tanggal 1-9 Februari 2019 di Clermont-Ferrand, Prancis.

"Film ini masuk dalam program kompetisi internasional dan merupakan satu satunya film Indonesia yang lolos seleksi kompetisi dalam festival film tersebut. Ada kurang lebih 9200 sekian film dari seluruh dunia telah mendaftar dan hanya 76 film yang lolos proses seleksi dalam program kompetisi internasional," kata Said melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

Halaman
123
Penulis: yud
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved