Regional

Cerita Petugas RS saat Mandikan Jenazah Deasy yang Tewas Dimakan Buaya, Hanya 3 Menit Memandikan

Maikel menggambarkan, saat itu bagian tubun korban sudah habis. Tersisa kepala dan dua kaki.

Cerita Petugas RS saat Mandikan Jenazah Deasy yang Tewas Dimakan Buaya, Hanya 3 Menit Memandikan
Tribun Manado
Kondisi jenazah korban yang tewas dimakan buaya 

TRIBUNJOGJA.COM - Maikel Mokodompit, pemandi jenasah di RSUP Kandou mengaku kaget saat mengetahui jasad yang dimandikannya merupakan korban yang diterkam buayapada Jumat (11/1/2019).

Diketahui, Deasy Tuwo (44) Kepala Laboratorium CV Yosiki Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa tewas diterkam buaya pada Jumat 11 Januari 2019 lalu.

Maikel Mokodompit, mengaku selama delapan tahun menjadi personel di unit pemulasaran jenazah RSUP Kandou Malalayang, baru kali ini ia memandikan jenazah korban buaya.

Maikel Mokodompit, yang ditemui sedang bersantai di depan unit pemulasaran mengaku ada tiga orang yang memandikan jasad tersebut.

Proses pemandian tak lama, tak sampai tiga puluh menit. Maikel menggambarkan, saat itu bagian tubun korban sudah habis.

Tersisa kepala dan dua kaki.

Tangan pun sudah raib.

"Kemungkinan buaya menerjangnya dari pinggir. Mungkin juga karena masih kenyang, makanya tak makan sampai habis," ujarnya.

Baca: Buaya Makan Orang di Minahasa, Korban Bernama Deasy Tuwo, Si Buaya Dipanggil Merry

Deasy Tuwo yang Tewas Dimangsa Buaya Peliharaan Bosnya (Tribun Manado)
Deasy Tuwo yang Tewas Dimangsa Buaya Peliharaan Bosnya (Tribun Manado) ()

Baginya jasad yang tak utuh sudah biasa.

Hanya saja memang baru kali ini ia menangani korban gigitan buaya.

Kronologi penemuan

Halaman
1234
Editor: dik
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved