Bank BPD DIY Siap Dorong UMKM yang Ada di Sekitar Bandara NYIA Kulonprogo

Pihak Bank BPD DIY pun akan membantu masyarakat dengan menyediakan kredit khusus UMKM.

Bank BPD DIY Siap Dorong UMKM yang Ada di Sekitar Bandara NYIA Kulonprogo
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan
Santoso Rohmad, Direktur Utama Bank BPD DIY saat dijumpai media belum lama ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bank pelat merah, BPD DIY siap mendorong dan menumbuhkan perekonomian khususnya mikro, kecil dan menengah yang ada di sekitar proyek bandara baru, New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Santoso Rohmad, Direktur Utama Bank BPD DIY menuturkan hadirnya proyek bandara baru ini harus benar-benar dirasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat termasuk usaha kecil di sekitar proyek Bandara Baru (Kulon Progo).

Pihaknya pun akan membantu masyarakat dengan menyediakan kredit khusus UMKM.

"Kredit UMKM tentu akan kita dorong. Segmen ini justru akan membawa multiplier effect. Dampaknya sangat terasa terhadap pertumbuhan ekonomi DIY," katanya kepada Tribunjogja.com belum lama ini.

Tak hanya kredit, Bank BPD DIY juga melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM yang ada di Kulon Progo. Seperti pembukuan, standar pelayanan, produk dan sebagainya.

"Mereka (UMKM) harus kita siapkan untuk kedatangan tamu internasional," lanjutnya.

Bank BPD DIY berharap dengan adanya proyek bandara baru serta hadirnya kredit perbankan daerah yang membantu UMKM mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yang ada di Kulon Progo maupun DIY.

"UMKM itu kan melibatkan masyarakat kecil maka ketika mereka mendapat gaji tiap bulan angka kemiskinan kurang. Ketika mereka punya pendapatan tetap mereka jadi bisa transaksi lewat perbankan. Dari situ mereka bisa berkembang dengan mendirikan usaha sendiri. Multipliernya akan seperti itu," tegasnya.

Kendati demikian pihaknya masih enggan membeberkan target plafon kredit yang bakal disalurkan ke UMKM yang ada di sekitaran proyek bandara baru tersebut namun pihaknya memastikan kredit UMKM mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

"UMKM disana tumbuh bagus merata. Perbandingannya yaitu ketika jumlah uang beredar makin banyak maka kegiatan ekonomi makin bagus dan kita hadir dan dukung dengan sistem teknologi perbankan kita," pungkasnya.  (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved