ADVERTORIAL

Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, BPAD DIY Sedang Rampungkan Pembangunan Gedung Depo Arsip

Pembangunan gedung ini di mulai pada tahun 2014, dan diharapkan akan selesai pengerjaan pada 2020 mendatang.

Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, BPAD DIY Sedang Rampungkan Pembangunan Gedung Depo Arsip
TRIBUNJOGJA.COM / Siti Umaiyah
Gedung Depo Arsip, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY yang saat ini tengah dirampungkan, dan diharapkan selesai pada 2020 mendatang, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Guna memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat, khususnya di bidang kearsipan, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY saat ini sedang merampungkan pembangunan Gedung Depo Arsip yang lokasinya berada di belakang gedung Grhatama Pustaka, Jalan Janti, Wonocatur, Banguntapan, Bantul.

Theresia Tri Sundari selaku Kepala Bidang Arsip Statis BPAD DIY menerangkan jika pembangunan gedung ini di mulai pada tahun 2014, dan diharapkan akan selesai pengerjaan pada 2020 mendatang.

Pembangunan gedung tersebut sendiri di latar belakangi kantor lama BPAD yang beralamatkan di Jalan Tentara Rakyat Mataram saat ini sudah tidak mencukupi dan juga sudah tidak representatif lagi untuk menyimpan arsip.

"Sesuai dengan ketugasan kami yakni menyelematkan, mengolah, dan merawat arsip. Terkait dengan hal tersebut, karena kantor lama sudah tidak mencukupi menyimpan arsip, dan sebetulnya sudah tidak representatif juga ada juga rencana perluasan stasiun tugu, maka kantor yang kami tempati sekarang diminta untuk pindah," katanya pada Tribunjogja.com.

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Tidak hanya rencana pemindahan kantor arsip, nantinya perpustakaan induk yang juga ada di jalan Tentara Rakyat Mataram juga akan dialihkan.

Dia menerangkan, jika nantinya dalam gedung ini akan dibangun ruang penyimpanan yang dirancang khusus untuk memenuhi standar perlindungan arsip.

"Gedung ini dibangun dengan standar khusus, harus kuat dan dilengkapi dengan lahan bebas bencana seperti banjir dan jauh dari tegangan listrik. Nanti juga dilengkapi dengan ruang tahan api, dan peralatan yang mendukung agar arsip bisa dilindungi. Kemudian tempat ini dipilih juga karena dekat dengan bangunan yang sudah ada, yakni Grhatama Pustaka," ungkapnya.

Gedung Depo Arsip ini dibangun dengan 6 lantai.

Lantai dasar akan digunakan sebagai tempat layanan dan pengolahan.

Baca: Dua Perpustakaan Sudah Beroperasi 20 Jam

Lantai 1 untuk diorama yang menceritakan sejarah jogja sejak jaman Pangeran Panembahan Senopati sampai sekarang. Lantai 2 dan 3 untuk kantor, baik Perpustakaan maupun Arsip.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved