Kota Yogya

Soal Protes Warga Terkait Moratorium Hotel, Ini Kata Wali Kota Yogya

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti angkat bicara terkait aksi tunggal warga yang menolak moratorium hotel dihentikan.

Soal Protes Warga Terkait Moratorium Hotel, Ini Kata Wali Kota Yogya
TRIBUNJOGJA.COM / Ikrar Gilang
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti 

Orangtua, misalkan, diminta untuk mengimbau anaknya agar tidak berkendara ketika belum memiliki surat kekengkapan berkendara.

Ia pun mengakui bahwa dalam hidup akan selalu ada pertumbuhan, yang dulu tidak ada sepeda motor, sekarang ada dan juga dulu belum ada mobil, sekarang punya mobil.

"Walau demikian, saya ucapkan terima kasih atas masukan masyarakat tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Dodok Putra Bangsa yang mewakili nama Warga Berdaya, melakukan aksi tunggal di depan Kantor Balaikota Yogyakarta.

Aksi tersebut disebutkannya untuk melibas aura jahat dan bentuk negatif lain yang melekat pada pengayom masyarakat.

"Moratorium dimulai tahun 2014 sampai 31 Desember 2018 kemarin. Kalau niat Pak Wali baik, ia akan memperpanjang moratorium tersebut hingga 2022," bebernya.

Ia pun menyayangkan tidak ada penuturan terkait evaluasi moratorium dari 2014-2018 yang disampaikan oleh Pemerintah Kota.

Menurutnya masyarakat berhak mengetahui apa saja dampak yang sudah ada dan dirasakan hingga saat ini.

"Hotel bintang 1-3 sudah terjadi. Dan yang dialami saat ini Yogya jadi macet," ucapnya.

Tak hanya itu, dampak yang dirasakan warga pun lebih akan berefek panjang.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved