Proses Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Progo Terkendala Derasnya Arus Sungai

Kedalaman air diperkirakan antara 4-5 meter sehingga tim SAR sulit menjangkau sampai dasar sungai.

Proses Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Progo Terkendala Derasnya Arus Sungai
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Bendung Sapon, lokasi sekitar tempat korban atas nama Pamungkas (9) yang diduga terpeleset dan hanyut di sungai Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pencarian anak yang dikabarkan tenggelam di sungai Progo atas nama Pamungkas, 9 tahun, asal Gunungsaren Lor, Trimurti, Srandakan, Bantul terkendala derasnya arus Sungai Progo.

Kedalaman air diperkirakan antara 4-5 meter sehingga tim SAR sulit menjangkau sampai dasar sungai.

"Kendala (sungai Progo) arusnya sangat deras. Airnya juga dalam, sehingga menyulitkan pencarian sampai dasar sungai. Kedalaman air antara 4-5 meter," ujar Sekretaris Satlinmas SAR wilayah IV Pantai Samas dan pantai Baru, Nugroho saat ditemui di lokasi pencarian, Jumat (11/1/2019).

Menurutnya, operasi pencarian terhadap korban sudah dilakukan sejak Kamis (10/1/2019) malam.

Namun karena debit air cukup dalam, personel tim SAR pun sulit menggapai dasar sungai.

Hari ini operasi pencarian korban terus berlanjut.

Proses pencarian itu melibatkan unsur potensi SAR gabungan seperti dari Satlinmas SAR Wilayah III pantai Parangtritis, Satlinmas SAR wilayah IV Pantai Samas dan pantai Baru, Satlinmas SAR Wilayah V pantai Glagah.

Ada juga dari PMI DIY, Ditpolair Polda DIY, Satpol PP, Code X dan potensi SAR lainnya.

Mereka melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan alat seperti Ganco, pancing hingga perahu karet.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved