Menlu Iran: Dimana Ada AS, Pasti Terjadi Kekacauan

Menlu Iran Javad Zarif menyindir kebijakan luar negeri AS. Menurutnya, di manapun AS berada, pasti ada kekacauan, represi, dan kebencian yang mengikut

Menlu Iran: Dimana Ada AS, Pasti Terjadi Kekacauan
IST/LOBELOG
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menyindir pernyataan dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo.

Dalam kicauannya di Twitter, Zarif mengatakan AS seharusnya tidak melupakan momen ketika kehilangan Iran sebagai sekutu pada akhir 1970-an.

Dilansir Newsweek Kamis (10/1/2019), Zarif juga menyindir catatan penegakan hak asasi manusia yang dilakukan oleh Washington.

"Kapanpun dan di manapun AS berada, pasti bakal ada kekacauan, represi, dan kebencian yang mengikuti," sindir menlu 59 tahun itu.

 Menlu Iran: Dimana Ada AS, Pasti Terjadi Kekacauan

Dia menuturkan, hari ketika Iran menjadikan AS sebagai contoh penegakan HAM telah menjadi momen mengerikan yang dia sebut seperti neraka.

"Karena itu, yang terbaik bagi AS adalah tidak berusaha untuk mendekati Iran," tutur menteri yang menjabat sejak 2013 itu.

Dalam pidatonya di Kairo, Pompeo menyindir mantan Presiden Barack Obama dengan mengatakan kebijakannya di Timur Tengah justru memperkuat pengaruh Iran.

Dia menuturkan, pemerintahan Presiden Donald Trump saat ini telah mengungkapkan bahaya dari rezim Iran dan janji kosong mereka soal nuklir.

"AS adalah kekuatan yang baik di Timur Tengah. Jika kami mundur, tentu bakal timbul kekacauan," tutur mantan Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) itu.

Presiden Dewan Nasional Amerika-Iran, Jamal Abdi, mengkritisi komentar Pompeo yang dia anggap gagal menunjukkan logika strategis kebijakan Trump di Timur Tengah.

Dia menjelaskan jika AS ingin stabilitas regional, seharusnya mereka kembali ke kesepakatan nuklir yang dibuat di era Obama pada 2015.

"Seharusnya Pompeo tekan bosnya untuk menunjukkan diplomasi positif ke semua pihak, dan menghormati komitmen internasional kami," tegas Abdi.

Pada Mei 2018, Trump memutuskan keluar dari kesepakatan bernama Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), dan menjatuhkan sanksi kepada Teheran. (Ardi Priyatno Utomo)

.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Di Manapun AS Berada, Pasti Ada Kekacauan dan Kebencian"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved