Kapal Perang AS Masuk ke Laut China, Rudal “Guam Killer” Dikerahkan

Rudal balistik DF-26 mampu menjangkau sasaran hingga jarak 3.400 mil (5,471 kilometer).

Kapal Perang AS Masuk ke Laut China, Rudal “Guam Killer” Dikerahkan
cnn
Rudal DF-26 China 

TRIBUNJOGJA.COM, HONGKONG – Militer China mengerahkan peluru kendali balstik yang mampu menghantam kapal besar dan target medium di Laut China Selatan.

Pernyataan ini muncul sehari setelah Angkatan Laut AS dari Armada VII Asia Pasifik menggelar operasi navigasi bebas di dekat kepulauan yang disengketakan di Laut China Selatan.

Penempatan rudal balistik DF-26 di kawasan barat laut China diinformasikan stasiun China Central Television, sebagai reaksi atas kehadiran kapal perusak USS McCampbell di dekat Kepulauan Paracel.

Rudal balistik DF-26 mampu menjangkau sasaran hingga jarak 3.400 mil (5,471 kilometer).

Rudal yang dijuluki “Guam Killer” ini bisa diisi hulu ledak nuklir. 

Analisis menyebut China mampu menjangkau pantai barat AS dengan rudalnya.

Kawasan seluas 1,3 juta mil persegi di Laut China Selatan jadi wilayah sangat panas dan rawan konflik. China mengklaim dan telah membangun pulau-pulau karang sebagai pangkalan militer terdepan mereka.

Sejumlah negara di kawasan ini memiliki klaim kepemilikan wilayah di perairan besar yang sebagian telah diklaim Beijing. Negara yang berkonflik itu antara lain Jepang, Filipina, dan Vietnam.

"(Kapal perusak) McCampbell berlayar dalam jarak 12 nautical mil dari Paracel Islands, guna memberi tantangan pada mereka yang secara eksesif mengklaim wilayah di periaran ini, dan melanggar hokum internasional,” kata juru bicara armada AS Letnan Rachel McMarr dikutip CNN, Jumat (11/1/2019).

China menuduh AS menerobos wilayah perairan mereka. “Aksi AS melanggar hukum China dan hukum internasional, melanggar kedaulatan kita, merusak perdamaian dan tata keamanan kawasan,” kata juru bicara Kemenlu China, Lu Kang.

Halaman
12
Penulis: xna
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved