Diduga Terpeleset saat Memancing, Seorang Anak Berusia 9 Tahun Tenggelam di Sungai Progo

Kemungkinan, korban diduga hanyut hingga di dasar arus sungai Progo dan belum ditemukan

Diduga Terpeleset saat Memancing, Seorang Anak Berusia 9 Tahun Tenggelam di Sungai Progo
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Bendung Sapon, lokasi sekitar tempat korban atas nama Pamungkas (9) yang diduga terpeleset dan hanyut di sungai Progo. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Seorang anak berusia 9 tahun asal Gunungsaren Lor, Trimurti, Srandakan, atas nama Pamungkas dikabarkan tenggelam di Sungai Progo, tepatnya dekat Bendung Sapon, Srandakan, Bantul, pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Saat ini, tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian.

Sekretaris Satlinmas SAR wilayah IV Pantai Samas dan pantai Baru, Nugroho, mengatakan kronologi kejadian bermula pada Kamis (10/1/2019) sore, ketika tiga orang anak bernama Alya Ibnu Azhari, Abimanyu dan Pamungkas, warga Trimurti, Srandakan pergi ke pinggiran sungai Progo, dengan tujuan hendak memancing.

Ketika itu debit air di sungai progo sedang tinggi.

"Tiga orang anak mancing di sungai. Yang satu (Pamungkas) tercebur yang dua terus pulang. Tiba-tiba sampai sore kok belum pulang, orang tua memcari dengan menanyakan ke temannya. Ternyata anak itu tidak lapor, ketika ditanya baru lapor (ke orangtua) bahwa anak tersebut tercebur sungai," terang Nugroho, ditemui di lokasi pencarian, Jumat (11/1/2019).

Sampai saat ini, tubuh Pamungkas belum juga ditemukan.

Kemungkinan, kata Nugroho, korban hanyut di dasar arus sungai Progo.

"Dari tadi malam kita sempat melakukan pencarian. Kita sudah masuk ke sungai dengan peralatan, namun karena intensitas air sungai Progo tinggi antara 4 - 5 meter sehingga sulit menggapai dasar sungai," terang dia.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satlinmas SAR wilayah IV Pantai Samas dan pantai Baru, Satlinmas SAR Wilayah V pantai Glagah, beserta potensi SAR yang lain seperti PMI DIY, Polair Polda DIY, code x dan SAR lainnya masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Mereka melakukan penyisiran dan pencarian dengan menggunakan alat seperti Ganco tiga, Jaring hingga perahu karet. (*)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved