Kriminal

Cendrawasih yang Hendak Dijual di Bantul Dibanderol Rp 35 Juta

Ia tertarik melakoni pekerjaan ini karena tergiur oleh keuntungan yang cukup menjanjikan.

Cendrawasih yang Hendak Dijual di Bantul Dibanderol Rp 35 Juta
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sejumlah satwa dilindungi yang diamankan polisi dari pelaku S. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Sejumlah satwa langka dan dilindungi yang disita Kepolisian Resor Bantul karena hendak dijual belikan di Bantul dibanderol dengan harga cukup tinggi.

Misalkan saja, burung Cendrawasih dijual dengan harga mencapai Rp 35 juta.

"Untuk nilai [dari satwa yang kita amankan] bisa dibilang nilainya tak ternilai. Tetapi dari pengakuan tersangka, rencananya burung cendrawasih akan dijual Rp 35 juta," kata Kasat Reskrim polres Bantul AKP Rudy Prabowo, saat ungkap kasus perdagangan satwa langka di Mapolres Bantul, Jumat (11/1/2019).

Baca: Satwa Langka dan Dilindungi Hasil Sitaan Polisi Akan Dilepaskan

Dalam ungkap kasus tersebut, pihak kepolisian menetapkan satu orang sebagai tersangka berinisial S, 56 tahun asal Jepara, Jawa Tengah.

Ia ditangkap karena diduga hendak menjual belasan satwa langka yang masuk kategori dilindungi.

Satwa tersebut antara lain dua ekor kanguru tanah, satu burung Merak Hijau, empat burung Cendrawasih, dua burung Kasuari (masih anakan), empat ekor burung Mambruk, dan enam ekor tupai tiga warna.

"Tersangka kita tangkap di jalan Parangtritis, saat hendak menjual satwa langka. Satwa itu ia bawa pakai mobil dan konsumennya di Bantul," terangnya.

Rudy mengaku akan terus melakukan pendalaman atas kasus perdagangan satwa langka tersebut.

Tujuannya untuk mencari tahu jaringan atau kemungkinan adanya tersangka lain yang ikut terlibat.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved