Bantul

Anak yang Tenggelam di Sungai Progo Ditemukan Mengapung di Dekat Bendung Sapon

Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di dekat Bendung Sapon, Jumat (11/1/2019) sekira pukul 15.15 WIB.

Anak yang Tenggelam di Sungai Progo Ditemukan Mengapung di Dekat Bendung Sapon
Dok Basarnas Yogyakarta
Jasad korban atas nama Pamungkas, yang tenggelam di Sungai Progo ditemukan dan dievakuasi ke rumah duka. 

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Upaya tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap Pamungkas, anak 9 tahun asal Gunungsaren lor, Trimurti, Srandakan yang dikabarkan tenggelam di sungai Progo akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di dekat Bendung Sapon, Jumat (11/1/2019) sekira pukul 15.15 WIB.

"Benar. Sudah diketemukan di dekat Bendung sapon. Sekitar pukul 15.15 WIB," tutur Komandan SAR Kabupaten Bantul, Arif Nugraha, dihubungi tribunjogja.com, Jumat (11/1/2019).

Baca: Proses Pencarian Anak Tenggelam di Sungai Progo Terkendala Derasnya Arus Sungai

Diketahui, pencarian tubuh korban di hari kedua ini dilakukan dengan melakukan penyisiran disepanjang tepian sungai Progo mengggunakan perahu karet.

Tim SAR gabungan juga melakukan penyelaman disekitar lokasi dan body rafting.

Basarnas Yogyakarta Aditya Sumarsono, melalui Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengungkapkan kronologi penemuan jasad korban berawal dari informasi yang didapatkan dari pemancing dan penambang pasir di sekitar Bendung Sapon.

"Pemancing dan penambang pasir disekitar Dam [Bendung] melihat ada sosok yang mengapung disebelah selatan Dam dan melaporkan ke SAR," terangnya.

Mendapatkan laporan tersebut, tim SAR kemudian segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Benar saja, tubuh korban ditemukan dalam kondisi mengapung.

"Jazad korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," jelas dia.

Baca: Diduga Terpeleset saat Memancing, Seorang Anak Berusia 9 Tahun Tenggelam di Sungai Progo

Lebih lanjut, ia menambahkan pencarian pada hari kedua ini melibatkan kurang lebih 50 tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Yogyakarta, Pos AL Samas, DitPolair Polda DIY, BPBD Bantul, PMI Bantul, PMI Kulonprogo, SAR DIY, SAR MTA, SAR Linmas Wilayah 3 Parangtritis, SAR Linmas Wilayah 4 Pantai Baru, SAR Linmas Wilayah 5 Glagah, SAR Semesta, Code X, Bahari Rescue, Rescue 920, SAR SENA, dan sejumlah relawan dari warga sekitar.

Dengan ditemukan jasad Korban, operasi SAR Gabungan dinyatakan di tutup dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berusia 9 tahun asal Gunungsaren Lor, Trimurti, Srandakan, atas nama Pamungkas dikabarkan tenggelam di Sungai Progo, tepatnya dekat Bendung Sapon, Srandakan, Bantul, pada Kamis (10/1/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

SAR gabungan berupaya melakukan pencarian terhadap korban.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved