Jawa

21 Rumah Rusak Ringan Akibat Angin Kencang dan Tanah Longsor di Magelang

Hujan deras terjadi sedari siang menyebabkan bencana angin kencang di tiga kecamatan, yakni Salaman, Dukun, dan Borobudur.

21 Rumah Rusak Ringan Akibat Angin Kencang dan Tanah Longsor di Magelang
IST
Petugas melakukan poenanganan pohon tumbang di Dusun Sojomerto Lor, Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman, Jumat (11/1/2019). 

Kemudian, di Kecamatan Borobudur, pohon roboh di Desa Candirejo menutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik.

Baca: BREAKING NEWS : Hujan Lebat dan Angin Kencang, Baliho di Simpang Empat Galeria Mal Nyaris Roboh

Di Kecamatan Dukun, dua rumah rusak ringan, dan pohon roboh menutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik.

Terakhir di Kecamatan Tempuran dua rumah rusak ringan akibat tanah longsor yakni di Dusun Bebegan, Jogomulyo, Tempuran, satu rumah rusak ringan milik Tohirin; kemudian satu rumah warga di Dusun Kijingsari Wetan, Jogomulyo, Tempuran.

"Kami menghitung rumah yang rusak akibat kejadian ini ada sekitar 21 rumah warga. Kerusakan yang terjadi dalam skala ringan, akibat diterjang angin, terkena pohon, hingga tergempur material longsor," kata Edy.

Petugas Satgas dan TRC BPBD Kabupaten Magelang pun segera melakukan penanganan.

Dibantu dengan Satpol PP, Damkar, PLN, Polri, Relawan, OPRB dan warga melakukan pemotongan dan pembersihan batang pohon yang tumbang. Material rumah yang rusak dibersihkan.

"Segera setelah kejadian, kaji cepat dilakukan. Selanjutnya, pemotongan dan pembersihan batang pohon oleh BPBD, Satpol PP dan segenap relawan, termasuk rumah yang rusak akibat longsor. Semua sudah tertangani," katanya.

Baca: Hujan Lebat Berangin Kencang di Sleman, Sejumlah Pohon Tumbang

Fenomena Hujan Es

Selain angin kencang dan tanah longsor yang merusakkan rumah warga di sejumlah kecamatan, juga terjadi fenomena hujan es di Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman.

Hujan es terjadi sekitar pukul 15.30 WIB sore tadi, dimana butiran es turun bersama air hujan.

Ukuran bulir-bulir es ini berukuran kerikil kecil, bening. Ketika jatuh ke tanah, ditunggu beberapa lama sampai es kecil itu mencair.

"Benar, kami mendapatkan laporan adanya hujan es di Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman. Kejadian sekitar jam 15.30 WIB sore tadi, bersama turunnya hujan. Tetapi dampak yang ditimbulkan kami perkirakan tidak ada," ujar Edy.(*)

Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved