Yogyakarta

Puncak Musim Hujan, Warga Yogyakarta Diharap Waspada Longsor dan Banjir

BMKG stasiun Klimatologi Yogyakarta meminta masyarakat untuk mewaspadai dampak bencana yang berpotensi di puncak musim hujan ini.

Puncak Musim Hujan, Warga Yogyakarta Diharap Waspada Longsor dan Banjir
via tribun lampung
logo BMKG 

TRIBUNJOGJA.COM - BMKG stasiun Klimatologi Yogyakarta meminta masyarakat untuk mewaspadai dampak bencana yang berpotensi di puncak musim hujan ini.

Hal ini karena puncak hujan musim hujan diperkirakan pada pertengahan bulan Januari hingga awal bulan Februari.

“Diprediksi hujan di periode puncak musim hujan, wilayah DIY akan mengalami peningkatan curah hujan dengan curah hujan  mencapai 100-200 mm/dasarian,” jelas Kepala kelompok data dan informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiyono pada Tribunjogja.com, Kamis (10/1/2019).

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Djoko menjelaskan, kondisi cuaca  yang perlu diwaspadai masyarakat di pertengahan hingga awal Februari.

Di masa-masa ini potensi terbentuknya hujan dengan kategori sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, serta berpeluang muncul terutama di siang hingga menjelang malam hari.

Pihaknya menghimbau masyarakat dan instansi terkait, agar dapat mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang berpotensi muncul di puncak musim hujan seperti bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan petir.

Perlu diketahui ada 64 kecamatan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi gerakan tanah pada musim penghujan ini.

Bahkan, 17 kecamatan diantaranya mengalami potensi kerawanan menengah-tinggi dan berpotensi terjadinya banjir bandang atau aliran bahan rombakan.

Data yang dirilis pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi menyebutkan 64 kecamatan yang rawan gerakan tanah ini tersebar di seluruh wilayah Yogyakarta.

Kawasan tersebut mencakup 16 kecamatan berada di Bantul, 18 kecamatan di Gunungkidul, 17 kecamatan di Sleman, 11 kecamatan berada di Kulonprogo, dan dua kecamatan di Kota Yogya.

Halaman
123
Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved