Bisnis

Bagasi Gratis Dihapuskan, Konsumen: Tinggal Pindah Maskapai Aja

Dengan mulai dikenakannya tarif pada bagasi penumpang dengan nominal berat tertentu, pasti menimbulkan konsekuensi bagi maskapai.

Bagasi Gratis Dihapuskan, Konsumen: Tinggal Pindah Maskapai Aja
Aviation Stack Exchange via Tribuntravel.com
Ilustrasi tas dan koper 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah maskapai penerbangan berbiaya rendah mulai berencana akan menghapuskan kebijakan bagasi gratis bagi para penumpangnya.

Didahului oleh oleh Lion Air yang mengeluarkan pengumuman resmi pada 3 Januari lalu, Citilink Indonesia kemudian ikut memberlakukan penghapusan bagasi cuma-cuma bagi yang penumpang rute domestik.

Hal ini ditanggapi beragam oleh konsumen yang sering menggunakan layanan penerbangan berbiaya rendah.

Baca: Citilink Indonesia Akan Ubah Ketentuan Bagasi Bagi Penumpang Rute Domestik

Seperti halnya Helen Harsena. Salah seorang mahasiswi perantau asal Sumatera ini memandang, bahwa kebijakan tersebut merupakan hal yang wajar, mengingat kategori maskapai yang berbiaya rendah.

Menurutnya dengan harga tiket maskapai tersebut yang lumayan terjangkau, maka sah-sah saja maskapai memungut biaya tambahan bagi bagasi dengan berat tertentu.

Beda halnya dengan maskapai premium yang telah memberlakukan full service untuk semua biaya yang dipungut dari sistem tarif tiket.

"Kalau harga tiketnya masih stabil, kan dia murah tuh. Terus mau buat peraturan gitu ya menurut aku nggak masalah. Tapi kalau harga tiketnya naik sejalan dengan peraturan itu, ya aku agak keberatan sih," kata dia, Kamis (10/1/2019).

Baca: Agar Tidak Perlu Keluar Biaya untuk Bagasi Berbayar, Lakukan Ini

Helen yang terbiasa pulang kampung setiap libur semester beranggapan, jika penghapusan bagasi cuma-cuma akan terasa berat bagi penumpang, pilihannya simpel tinggal mencari alterrnatif armada lain, sehingga tidak menambah biaya perjalanan.

"Tinggal cari yang free bagasi aja, kan masih banyak," ucapnya.

Perasaan keberatan malah diungkapkan oleh Laura Sandi, salah seorang wanita pekerja swasta.

Dirinya beranggapan, dengan mulai dikenakannya tarif pada bagasi penumpang dengan nominal berat tertentu, pasti menimbulkan konsekuensi bagi maskapai.

Baca: Lion Air Hapus Kebijakan Bagasi Cuma-cuma, Berlaku 8 Januari 2019

"Bisa jadi penumpang malah naik maskapai lain yang pilihannya ada bagasi gratis," ujarnya.

Laura mengatakan, sebagai konsumen dirinya tentu akan merasa rugi jika biasanya maskapai menggratiskan bagasi, kemudian malah mengenakan biaya.

"Kan mestinya nambah biaya lagi, ya tentu itu merugikan," sebutnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved