Gunungkidul

2 Warga Gunungkidul Berjibaku Selamatkan Diri dari Lilitan Ular Piton

Sarijem lari menyelamatkan anaknya dengan cara menarik kepala ular yang panjangnya berkisar 4 meter tersebut.

2 Warga Gunungkidul Berjibaku Selamatkan Diri dari Lilitan Ular Piton
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Ular piton yang menyerang dua warga Dusun Trenggono Kidul, Kamis (10/1/2019) yang berhasil diamankan oleh warga sekitar. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kamis (10/1/2019) pagi, Sarijem warga Dusun Trenggono Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong dikagetkan suara gaduh dari kandang ayam yang berada tak jauh dari belakang rumahnya.

Mendengar suara gaduh, ia menyuruh sang anak untuk mengecek kondisi kandang ayam yang terbuat dari bambu.

Kandang tersebut berada di dalam celah tebing dibelakang rumahnya.

Disamping kandang ayam tersebut, terdapat tumpukan kayu bakar dan tumpukan-tumpukan karung.

Baca: Seorang Ibu Berhasil Selamatkan Nyawa Anaknya yang Digigit Ular Piton di Leher

Mendapatkan panggilan dari ibunya, Tri Dwianto (17) bergegas melakukan pengecekan kandang ayam tersebut.

Dengan satu buah senter di tangannya, Dwi mengecek kandang ayam dengan jongkok tiba-tiba saja dari arah samping, ular menyerang dan melilit lehernya.

Mengetahui hal tersebut Sarijem lari menyelamatkan anaknya dengan cara menarik kepala ular yang panjangnya berkisar 4 meter tersebut.

"Anak saya digigit bagian leher, saya langsung membantu dengan menarik kepala ular dan berhasil lepas dari lehernya. Tetapi malah gantian kaki saya yang dililit ular itu. Saya juga mendapatkan serangan pada bagian tangan saya," kata Sariyem pada Tribunjogja.com, Kamis (10/1/2019).

Baca: Unik! Ada Sapi Berkaki Dua di Gunungkidul

Ular tak hanya diam tetapi memberikan perlawanan dengan menyerang tangan dan kaki Sarijem, lantas dirinya berteriak minta tolong dibarengi dengan tangisan.

Beruntung, warga sekitar yang lewat mendengar teriakan mereka berdua dan membantu menyelamatkannya.

"Saya dan anak saya sudah terjatuh, untungnya ada tetangga yang membantu. Dua jari saya mengalami luka dan anak saya luka di bagian lehernya," ucapnya.

Setelah berhasil diselamatkan, keduanya mendapatkan pertolongan medis.

Tri tergeletak lemas di rumahnya dengan perban masih melilit di bagian lehernya, dan terlihat masih syok atas kejadian tersebut.

Sementara itu anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ponjong, Brigadir Sugeng Widodo mengatakan kemunculan ular piton di dusun Trenggono Kidul bukan pertama kalinya, lantaran rumah warga dekat dengan perbukitan yang diduga sebagai habitat ular piton.

"Kalau dalam dua bulan terakhir ada empat kali kejadian ular muncul di Dusun Trenggono, kalau yang sampai menyerang warga baru kali ini," ucapnya. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved