Gunungkidul

Bupati Gunungkidul Minta Jajarannya Seriusi Tingginya Kasus Bunuh Diri

Bupati Gunungkidul, Badingah prihatin terhadap kejadian gantung diri yang terjadi empat kali dalam waktu satu pekan.

Bupati Gunungkidul Minta Jajarannya Seriusi Tingginya Kasus Bunuh Diri
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Bupati Gunungkidul, Badingah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Bupati Gunungkidul, Badingah prihatin terhadap kejadian gantung diri yang terjadi empat kali dalam waktu satu pekan.

Ia memerintahkan kepada jajarannya agar langsung beraksi, tidak hanya rapat untuk menanggulangi kasus gantung diri.

"Saya mengajak semua pihak untuk langsung action menanggulangi gantung diri di Gunungkidul," ucapnya saat ditemui Tribunjogja.com, Selasa (8/1/2019).

Ia menghimbau kepada semua jajarannya agar tidak hanya rapat saja dalam menanggulangi gantung diri di Gunungkidul sehingga dalam penanggulangan gantung diri tidak hanya berhenti pada ide saja.

Baca: Musim Liburan, Pengelola Puri Mataram Optimis Target 50 Ribu Pengunjung Tercapai

Ditambah lagi di Kabupaten Gunungkidul sudah ada Satgas Berani Hidup yang dibentuk pemkab beberapa tahun lalu dinilai belum mampu berbuat banyak dalam menanggulangi gantung diri di Gunungkidul.

"Semua pihak harus mempunyai komitmen dalam menanggulangi bunuh diri, tidak hanya pemkab saja tetapi juga masyarakat," ucapnya.

Selain itu dirinya menghimbau kepada masyarakat jika menemukan keluarga atau tetangga yang mengalami depresi tidak ditinggal sendirian, tetapi diberikan perawatan di Puskesmas atau RSUD Wonosari.

Baca: Terkait Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul, Anggota Dewan Imbau Masyarakat Lebih Peka pada Keluarga

"Di Puskesmas Gunungkidul sudah ada layanan konsultasi kejiwaan, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang mengalami depresi atau gangguan jiwa," ujar Badingah.

Terpisah, Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuadi membenarkan dalam sepekan terjadi empat kasus gantung diri di Kabupaten Gunungkidul.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi gantung diri.

"Memang benar ada empat kejadian gantung diri dalam sepekan, kami jajaran forum komunikasi dan pimpinan daerah (forkompimda) akan melakukan langkah-langkah lebih lanjut," ucapnya.

Baca: Awal Tahun 2019, 3 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Kabupaten Gunungkidul

Sementara itu Ketua Komisi D, Heri Kriswanto mengatatakan kasus bunuh diri tidak bisa dianggap remeh.

Menurutnya perlu sinergitas bersama untuk menurunkan kasus bunuh diri, peran keluarga juga sangat penting dalam menanggulangi bunuh diri.

"Yang tahu kondisi seseorang adalah orang terdekat yaitu keluarga, jika ada anggota keluarga mengalami perubahan sikap secara tiba-tiba jangan ditinggal sendiri. Seseorang yang memutuskan bunuh diri itu pasti mikir dan biasanya akan berdampak dari sikap sehari-hari," katanya.(*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved