Gunungkidul

Hampir Seluruh Faskes di Gunungkidul Bekerjasama dengan BPJS

Ia mengatakan hanya ada satu dokter keluarga yang menarik diri untuk tidak bekerjasama dengan BPJS dengan alasan pribadi.

Hampir Seluruh Faskes di Gunungkidul Bekerjasama dengan BPJS
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL -Hampir keseluruhan fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Gunungkidul telah tandatangani kontrak kerjasama dengan BpJS pada tahun 2019 ini, penandatanganan kerjasama tersebut berlaku mulai dari 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2019.

Hal tersebut diutarakan oleh kepala BPJS Kabupaten Gunungkidul, Syarifatun saat dhubungi Tribunjogja, Senin (7/1/2019).

"Hampir keseluruhan telah melakukan penandatanganan kerjasama. Ada 15 klinik, 5 rumah sakit, 3 dokter gigi, dan 12 dokter keluarga telah melakukan panandatanganan kerjasama, sedangkan untuk puskesmas ada 30," katanya.

Baca: Pemutusan BPJS dengan RS Dinilai Sepihak

Kelima rumah sakit yang melayani BPJS di Kabupaten Gunungkidul yaitu RSUD Wonosari, RS Nur Rohmah (Playen), RS PKU Wonosari, RS Pelita Husada (Semanu), dan RS Panti Rahayu (Semanu).

Ia mengatakan hanya ada satu dokter keluarga yang menarik diri untuk tidak bekerjasama dengan BPJS dengan alasan pribadi.

Menurutnya pembiayaan BPJS di Gunungkidul tergolong kecil tidak sampai Rp 30 Milliar tiap bulannya.

"Kalau untuk angka pastinya saya tidak bisa menyampaikan karena tidak membawa data besaran jumlah klaim yang dibayarkan oleh BPJS untuk faskes yang bekerjasama dengan BPJS," katanya.

Ditanya mengenai pindah faskes, menurutnya aturannya juga tidak ada perubahan.

BPJS Kesehatan tak pernah mempersulit permohonan pengajuan pindah faskes.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved