Bea Cukai Beri Kado Tahun Baru untuk Importir, Urus Dokumen Bisa Online

Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan secara resmi meluncurkan sistem Manifest Generasi III sebagai solusi dwell time di pelabuhan atau bandara

Bea Cukai Beri Kado Tahun Baru untuk Importir, Urus Dokumen Bisa Online
Kompas.com
Ilustrasi peti kemas di pelabuhan 

TRIBUNJOGJA.COM - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan secara resmi meluncurkan sistem Manifest Generasi III.

Peluncuran ini disambut gembira oleh para pengusaha yang kerap mengeluh soal waktu tunggu barang (dwell time) di pelabuhan atau bandara.

Mulai Hari Ini, Keluar dari Jepang Harus Bayar Pajak 1.000 Yen

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi Sasmita menyebut, Manifest Generasi III merupakan kado besar yang awal tahun yang diberikan Ditjen Bea dan Cukai kepada para pengusaha.

"Ini 2019 adalah hadiah yang paling besar. Apindo paling cerewet sebelumnya. Tetapi tahun ini saya acungi dua jempol," ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Dengan adanya Manifest Generasi III, pengurusan dokumen proses pre-clearance di pelabuhan atau bandara bisa dilakukan seluruhnya secara online, tak perlu lagi bolak-balik ke Kantor Bea dan Cukai untuk koreksi data.

Awan Misterius Morning Glory hanya Terjadi di Australia, NASA pun Belum Tahu Penyebabnya

Manifest Generasi III juga membuat dokumen pengeluaran barang bisa didapatkan pengusaha lebih cepat, bahkan sebelum pesawat kargo yang mengangkat barang tersebut mendarat di bandara.

Selain itu, tak ada lagi proses perincian pos. Dengan demikian, biaya logistik dipastikan akan turun.

Sebelumnya, operator kapal harus menyerahkan data manifes barang ke Bea dan Cukai. Proses ini cukup menyita waktu karena pemilik barang harus datang mengkonfirmasi detail barang yang diangkut kapal.

Dengan Manifest Generasi III, tidak perlu ada lagi permohonan pecah pos untuk mengecek detail manifes barang.

Pasien Wanita yang Koma 10 Tahun Melahirkan Bayi, Polisi Curigai Terjadi Pelecehan Seksual

Pengusaha pun tak sampai harus menyewa gudang untuk menunggu proses pengeluaran barang rampung.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved