Seleb

DreadOut, Film Pertama di Indonesia yang Diadaptasi dari Gim, Ciccio Manassero Bangga

DreadOut, Film Pertama di Indonesia yang Diadaptasi dari Gim, Ciccio Manassero Bangga

DreadOut, Film Pertama di Indonesia yang Diadaptasi dari Gim, Ciccio Manassero Bangga
Tribun Jogja/ Wahyu Setiawan Nugroho
Caitlin Halderman, pemeran Linda (kiri) dan Ciccio Manassero pemeran Alex (kanan) dalam film DreadOut saat ditemui media di Yogyakarta, Sabtu (5/1/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Ciccio Manassero selaku pemain dalam film anyar DreadOut besutan Kimo Stamboel mengaku bangga dapat menjadi bagian di dalamnya.

Bermain bersama Caitlin Halderman dan Jefri Nichol, Ciccio memerankan sosok Alex dalam film tersebut yang berkarakter bad boy namun penakut.

Dirinya merasa bahagia dapat menjadi bagian dalam film tersebut. Ia bangga lantaran film DreadOut menjadi film pertama di Indonesia yang diadaptasi dari sebuah gim lokal.

"Tentu senang banget dengan adanya film ini. Senang ada film yang diadaptasi dari gim. Meski di Hollywood sudah sering (film yang diadaptasi dari gim) tapi ini DreadOut jadi film yang pertama di Indonesia," katanya saat ditemui media di mall Lippo Plaza Yogyakarta, Sabtu (5/1/2019) lalu.

Ciccio berharap dengan adanya film DreadOut yang pertama diadaptasi dari sebuah gim ini dapat menularkan pada gim lain yang bakal dijadikan sebuah film.

"Jadi dengan adanya DreadOut setidaknya bisa membuka jalan bahwa gim bisa diadaptasi menjadi film. Dan kita membuka jalan bagi gim-gim lain yang mungkin bisa dijadikan film di Indonesia," lanjutnya.

Baca: Selesai Jalan Pemeriksaan Terkait Kasus Prostitusi Online, Vannesa Angel Minta Maaf

Lebih lanjut, Ciccio juga berharap film DreadOut dapat sukses dan bisa meneruskan kelanjutan filmnya jika memungkinkan.

"Kalau ini bagus, sukses, respon positif bukan nggak mungkin kan bisa ada sekuelnya," lanjutnya.

Kendati bangga, Ciccio juga berharap film yang diadaptasi dari sebuah gim lokal pertama di Indonesia ini bisa membuktikan bahwa film adaptasi ini dapat membuktikan bahwa di Indonesia film asaptasi ini bisa direspon secara positif serta mendapat apresiasi daru publik sendiri.

"Meski di Hollywood secara box office itu katanya nggak bagus yang dari gim terus dijadikan film tapi nyatanya di Indonesia DreadOut dalam dua hari sudah mendapat 180ribu penonton tentu kita senang, ini merupakan bukti respon positif dan sebuah apresiasi dari masyarakat," katanya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved