Jawa

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Perusakan Makam di Kota Magelang

Ciri-ciri dari pelaku telah dikantongi dan diduga pelaku perusakan di tiga lokasi TPU Giriloyo, Tidar Krajan dan Kiringan adalah pelaku yang sama.

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Perusakan Makam di Kota Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Pj Sekda Kota Magelang, Sumartono, bersama Kapolsek Magelang Selatan, AKP M Choirul Anwar, memantau dan memperbaiki makam yang dirusak oleh oknum pelaku perusakan makam di TPU Giriloyo, Kota Magelang, Kamis (3/1/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kepolisian Resort Magelang Kota tengah memburu pelaku perusakan makam di Kota Magelang.

Ciri-ciri dari pelaku telah dikantongi dan diduga pelaku perusakan di tiga lokasi TPU Giriloyo, Tidar Krajan dan Kiringan adalah pelaku yang sama.

Pelaku juga diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang.

"Ciri-ciri dari pelaku sudah kami kantongi. Dari tiga lokasi itu, hasil olah tkp tim Inafis Polres Magelang Kota, menunjukkan ada kesamaan ciri. Baik ciri fisik, ataupun kesamaan ciri dari pola pengrusakan, pendongkelan dan pematahan makam," ujar Kepala Polisi Resort Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan pada Tribunjogja.com, Kamis (3/1/2019).

Baca: Rasakan Iga Sapi Jumbo Bumbu Khas Bali di The Captain Resto

Kristanto mengatakan, ciri-ciri pelaku tersebut diketahui oleh salah seorang saksi di tempat pemakaman di Tidar Krajan, yang bersampingan dengan makam di Malangan, Kota Magelang.

Saksi melihat adanya orang mencurigakan yang berada di makam saat waktu kejadian.

Dari keterangan saksi juga, pelaku membawa alat diduga palu, untuk menggempur bangunan makam.

Banyaknya makam yang dirusak dan lokasinya yang tersebar di beberapa makam, polisi menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

"Saksi melihat ada satu orang, tapi menurut hemat kami lebih dari satu walupun satu perusakan yang sama. Saksi lain melihat ciri-ciri pelaku, dibangunkan suara berisik seperti dentuman palu, dia bangun, melihat, namun karena waktu itu jam 1.30 dini hari, mereka menganggap orang yang kurang waras saja," kata Kristanto.

Baca: Belasan Nisan di TPU Giriloyo Magelang Dirusak Oknum Tidak Dikenal

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved