Kulon Progo

Modus Baru Peredaran Psikotropika, Pelaku Dapatkan Alprazolam dari Pasien

Polres Kulonprogo berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dengan modus memanfaatkan pasien yang berobat ke klinik atau rumah sakit.

Modus Baru Peredaran Psikotropika, Pelaku Dapatkan Alprazolam dari Pasien
IST/Covesia
Ilustrasi obat 

TRIBUNJOGJA.COM - Polres Kulonprogo berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba dengan modus memanfaatkan pasien yang berobat ke klinik atau rumah sakit untuk mendapatkan obat-obatan psikotropika jenis tertentu.

Modus baru ini terungkap setelah Kepolisian Resor Kulon Progo menangkap Zakup Subandi (38) warga Trimurti, Srandakan, Kabupaten Bantul, akhir Desember 2018 kemarin di Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Kulon Progo.

Lelaki itu ditangkap dengan dugaan memiliki dan mengedarkan psikotropika jenis alprazolam. Dari tangannya petugas menyita sekitar 43 butir pil alprazolam dan estazolam.

Baca: Kemah di Pinggir Pantai, Warga Asal Surabaya Temukan Mayat Pria Tanpa Kepala

Dari penyidikan polisi, diketahui tersangka mendapatkan obat-obatan itu dengan cara memeriksakan diri ke dokter di sejumlah klinik atau rumah sakit dengan keluhan sulit tidur.

Tak hanya itu, saat mengantri pengambilan obat, ia juga berkenalan dengan para pasien lain dengan keluhan sama. Pelaku lantas meminta obat yang didapatkan pasien lain itu dengan sejumlah imbalan.

Baca: Sepanjang 2018, Pariwisata di Kabupaten Sleman Lampaui Target 8 Juta Kunjungan

"Ada juga yang dimintanya menebus resep dan setelah itu obatnya diambil. Ini modus baru yang kami temukan," kata Kasat Resnarkoba Polres Kulon Progo, AKP Munarso, Rabu (2/1/2019).

Obat yang berhasil dikumpulkan dikonsumsi sendiri oleh pelaku namun sebagian lainnya dijual atau diberikannya kepada orang lain. Polisi saat ini masih menyelidiki sejauh mana pengedaran obat berbahaya itu oleh Zakup.(tribunjogja)

Penulis: ing
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved