Bisnis

BRI Dirikan Microfinance Center Mendorong UMKM untuk Naik Kelas

BMC diharapkan dapat lebih fokus, profesional dan berkontribusi lebih besar lagi bagi bisnis UMKM nasional maupun internasional.

BRI Dirikan Microfinance Center Mendorong UMKM untuk Naik Kelas
IST/Kontan
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) konsisten mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia untuk mampu bersaing ke pasar global.

Satu di antaranya dengan mendirikan BRI Microfinance Center (BMC), yakni lembaga riset dan konsultasi serta jaringan untuk mendorong perkembangan bisnis UMKM khususnya Microfinance.

Direktur utama BRI Suprajarto mengatakan keberpihakan BRI terhadap UMKM merupakan faktor pembeda bank pelat merah ini dengan industri perbankan yang lain.

Baca: Rasakan Iga Sapi Jumbo Bumbu Khas Bali di The Captain Resto

“Komitmen ini terus kita jaga dan dipelihara dengan baik. Salah satunya dengan terus mengembangkan pertumbuhan UMKM antara lain dengan mendirikan BRI Microfinance Center,” ujar Suprajarto melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com, Rabu (2/1/2019).

Ia berharap BMC kedepan bisa menjadi lembaga pendamping bagi UMKM di seluruh Indonesia agar bisa naik kelas dan dapat mensejahterakan banyak masyarakat.

Direktur Human Capital BRI, R Sophia Alisza mengatakan BMC sendiri merupakan lembaga yang terpisah dari BRI.

BMC diharapkan dapat lebih fokus, profesional dan berkontribusi lebih besar lagi bagi bisnis UMKM nasional maupun internasional.

Baca: Kanwil BRI Yogyakarta Dorong Mitra Bisnis Galakkan Transaksi Nontunai

“Kedepan diharapkan bisa berkontribusi bagi bisnis UMKM nasional maupun internasional,” tambah Sophia.

 Adapun, dari sisi pemberian kredit, Bank BRI secara konsisten meningkatkan penyaluran kredit ke segmen UMKM.

Hingga kuartal III 2018, penyaluran kredit Bank BRI ke segmen UMKM meningkat 16,5% (year on year) menjadi Rp621,8 triliun atau 76,9 persen dari total kredit yang sebesar Rp808,9 triliun.

Pertumbuhan kredit turut mendongkrak laba perseroan menjadi Rp23,5 triliun, angka tersebut tumbuh 14,6 persen year on year dibandingkan laba pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp20,5 triliun.(tribunjogja.com)

 

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved