Kota Yogya

Kapolresta Yogya : Tahun 2019, Polisi Juga Harus Modern

Pada tahun 2019 Polresta Yogya akan berusaha mengembangkan personil-personil patroli sepatu roda.

Kapolresta Yogya : Tahun 2019, Polisi Juga Harus Modern
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Untuk menghadapi gangguan Kamtibmas di masyarakat, Yogyakarta'>Polresta Yogyakarta dari tahun ke tahun berusaha senantiasa memberikan terobosan-terobosan baru.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini menerangkan, di era teknologi yang semakin canggih, sebagai pelindung masyarakat Yogyakarta'>Polresta Yogyakarta dituntut untuk terus mengembangkan hal-hal yang sesuai dengan jamannya.

Dia menerangkan, jika di 2019 ini Polresta akan berusaha mengembangkan personil-personil patroli sepatu roda, dimana di tahun 2018 sudah ada satu tim sepatu roda yang bertugas untuk melakukan patroli di sekitaran Malioboro.

Baca: Rasakan Iga Sapi Jumbo Bumbu Khas Bali di The Captain Resto

"2019 kita juga harus punya terobosan-terobosan terbaru. Nanti kita akan kembangkan sepatu roda. Sekarang masih satu tim, nanti akan dikembangkan jadi satu pleton. Paling tidak 30 orang," ungkapnya.

Selain patroli menggunakan sepatu roda, nantinya pihaknya juga berencana mengadakan patroli dengan menggunakan Segway.

Menurut Kapolresta, selain Segway yang dinilai lebih cepat dibandingkan sepatu roda, Segway juga sangat cocok digunakan untuk berpatroli di Malioboro.

Baca: Ribuan Warga Rayakan Malam Pergantian Tahun Baru di Malioboro

Menurutnya, lokasi Malioboro yang selalu padat, hal tersebut tidak memungkinkan jika menggunakan motor untuk berpatroli.

"Sementara kita menggunakan sepatu roda, nanti kita rencanakan menggunakan Segway. Kita tahu, ketika ada apa-apa di Malioboro, personil kita tidak mungkin mengejar menggunakan sepeda motor. Sepeda saja juga sudah sulit. Ya kita pikirkan alat yang cocok digunakan patroli di Malioboro," terangnya.

Selain Segway, Kapolresta juga meminta agar drone yang sudah dimiliki oleh Kapolresta digunakan untuk patroli lewat udara.

Baca: Perdana, Yudha And The Remora Rilis Album di Tengah Minimnya Lagu Ramah Anak

Hal tersebut dimaksudkan untuk mengawasi dan mencegah adanya gangguan Kamtibmas.

"Kita juga ingin gunakan drone untuk pengawasan. Bukan untuk gaya-gayaan atau pamer, namun untuk masyarakat. Sekarang Polisi juga dituntut untuk up to date. Polisi harus modern, alatnya juga harus modern. Kalau ada drone, yang tadinya ada yang ingin berbuat jahat, jadi mengurungkan niatnya karena merasa diawasi," katanya. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved