Kesehatan

Waspada, Kertas Makan Berwarna Cokelat Ini Mengandung Bahan Berbahaya

Kertas nasi yang berlapis plastik tipis ini menjadi alternatif pengganti daun pisang yang biasanya digunakan sebagai bungkus makanan.

Waspada, Kertas Makan Berwarna Cokelat Ini Mengandung Bahan Berbahaya
internet
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Masyarakat Indonesia tentunya sudah familiar dengan istlah nasi bungkus.

Ya, nasi bungkus merupakan seporsi nasi berisikan lauk ataupun sayur yang dibungkus menggunakan kertas makan berwarna cokelat.

Tak hanya nasi rames, kertas makan berwarna cokelat ini juga kerap digunakan untuk membungkus sate, nasi padang, gorengan, dan lain-lain.

Kertas nasi yang berlapis plastik tipis ini menjadi alternatif pengganti daun pisang yang biasanya digunakan sebagai bungkus makanan.

Baca: On Trend #3: 5 Inspirasi Batik Buat Millennial Ala Batik Enom

Siapa sangka, di balik harganya yang relatif murah, praktis dan mudah di dapat, ada bahaya yang bisa mengganggu kesehatan kita.

Alangkah baiknya jika kita segera memindahkan makanan yang dibungkus kertas warna cokelat ini ke piring biasa.

Sejumlah penelitian menemukan, kertas ini mengandung BPA berbahaya bagi tubuh.

BPA atau bisphenol A adalah bahan kimia yang sering digunakan sebagai bahan pembuat wadah makan, bukan hanya plastik, tetapi juga kertas.

Awalnya BPA digunakan pada wadah makanan kaleng agar kaleng tersebut tidak mudah berkarat.

Baca: Diet Telur Tak Melulu Baik untuk Kesehatan, Ini Faktanya

Dilansir dari WebMD, Kurunthachalam Kannan, Ph D, seorang ilmuwan riset di New York State Department of Health, menyatakan bahwa BPA juga terkandung pada kertas pembungkus makanan dengan tingkat konsentrasi yang sangat tinggi.

Halaman
12
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved