Jawa

Ratusan Bangunan Bersejarah di Kota Magelang Terancam Tak Terlindungi

Ratusan bangunan kuno yang diduga bangunan warisan budaya atau cagar budaya di Kota Magelang masih belum jelas nasibnya.

Ratusan Bangunan Bersejarah di Kota Magelang Terancam Tak Terlindungi
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Museum Sudirman, yang ada di di Jalan Ade Irma Suryani, Potrobangsan, Magelang Utara, Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan bangunan kuno yang diduga bangunan warisan budaya atau cagar budaya di Kota Magelang masih belum jelas nasibnya.

Dari hasil pendataan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, tahun 2016 lalu, terdapat 300 bangunan yang masuk kategori bangunan kuno atau tua.

Sebagian diantaranya diduga adalah bangunan yang berpotensi menjadi cagar budaya.

Bangunan tua tersebut sampai saat ini belum dapat dikatakan bangunan cagar budaya, dan masih dianggap bangunan kuno yang berstatus 'abu-abu', bukan sebagai bangunan warisan budaya atau cagar budaya.

Alhasil, mereka dalam posisi rawan, lemah, dan tak terlindungi, karena statusnya yang tak kunjung jelas.

"Ada puluhan, bahkan mungkin ratusan bangunan-bangunan tua yang ada di Kota Magelang, mereka semua berpotensi menjadi bangunan warisan budaya atau cagar budaya. Tetapi sampai saat ini status mereka tidak jelas, akibatnya mereka sangat rawan rusak dan tak terlindungi," kata Muhammad Nafi, sebagai masyarakat pemerhati budaya sekaligus Ketua Komunitas Pinggir Kali Kota Magelang, Minggu (30/12/2018) saat ditemui Tribunjogja.com di sela acara refleksi akhir tahun 2018 Kota Magelang di Museum Sudirman.

Masalah ini, dikatakan Nafi juga satu di antaranya disebabkan oleh sikap pemerintah daerah yang tak serius menanggapi keberadaan bangunan-bangunan potensi warisan budaya ataupun cagar budaya tersebut.

Pertama, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Magelang yang menjadi tim kunci dalam penentuan status bangunan tua-tua ini dinilai bekerja tak komprehensif.

Mereka dinilai tak melibatkan masyarakat dalam mengambil kebijakan atau rekomendasi.

Baca: Atlet Muda Lari Disabilitas Berkaki Bengkok, Persembahkan Emas untuk Magelang

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved