Kriminalitas

Residivis Pelaku Penganiayaan di Sleman Diganjar Timah Panas

Petugas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meringkus seorang residivis berinisial GAH (23) pada Minggu (23/12/2018) kemarin.

Residivis Pelaku Penganiayaan di Sleman Diganjar Timah Panas
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda DIY, AKBP Riki Kurniawan, SIK, MH (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Kamis (27/12/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Petugas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meringkus seorang residivis berinisial GAH (23) pada Minggu (23/12/2018) kemarin.

Tersangka GAH ditangkap karena melakukan aksi penganiayaan kepada rekannya berinisial AS (26) warga Kayen, Condongcatur, Sleman.

Dalam penangkapan tersebut, tersangka GAH terpaksa harus merasakan tembakan timah panas petugas karena mencoba melawan saat ditangkap di Wedomartani, Ngemplak, Sleman.

Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda DIY, AKBP Riki Kurniawan, SIK, MH mengatakan, tersangka GAH ditangkap karena melakukan tindak pidana penganiayaan berat terhadap korban AS.

Riki menjelaskan, antara tersangka dengan korban terjadi perselisihan saat melakukan judi kartu.

"Korban dan tersangka sebenarnya sudah saling kenal. Suatu waktu, korban memberikan tersangka sebuah anting. Kemudian mereka melakukan judi bersama saksi lain dan berselisih," kata Riki pada Kamis (27/12/2018).

Ketika terjadi perselisihan, lanjut Riki, korban meminta kembali anting-anting yang pernah dibelikan kepada tersangka, maka kemudian timbul emosi.

Baca: Kakak-beradik di Bangunharjo Bantul Tiba-tiba Diserang dan Dianiaya Seorang Pemuda

"Akhirnya disabetlah kepala belakang, pinggang dari korban. Penganiayaan dengan senjata tajam dan pisau lipat," ucapnya saat menggelar jumpa pers di Polda DIY.

Dijelaskan Riki, rentang waktu antara peristiwa penganiayaan AS dengan penangkapan terhadap tersangka GAH memang cukup lama.

Sebab, korban sempat masuk rumah sakit dan mengalami trauma pasca penganiayaan.

Baca: Istri Kerap Dihina, Suwardi Nekat Membacok Tetangganya

"Karena didorong sepupu dan saudara akhirnya korban melaporkan tindakan tersangka ke Polda DIY sehingga kami menindak lanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap tersangka," tuturnya.

Lanjut Riki, tersangka GAH warga Sariharjo, Ngaglik, Sleman merupakan residivis.

Sebelumnya, tersangka pernah terjerat kasus yang sama yakni penganiayaan dan kasus narkoba.

Tersangka GAH dijerat dengan pasal 531 ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved