Sleman

Barata XXXIII Akan Digelar, Tempuh Jarak 53 Kilometer

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman akan menyelenggarakan kegiatan Pengembaraaan Akhir Tahun (Barata) yang ke XXXIII.

Barata XXXIII Akan Digelar, Tempuh Jarak 53 Kilometer
istimewa
Pelaksanaan Barata XXXII Sleman tahun 2017 lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman akan menyelenggarakan kegiatan Pengembaraaan Akhir Tahun (Barata) yang ke XXXIII.

Ode Julian selaku Ketua Sangga Kerja atau Panitia Pelaksana menuturkan kegiatan rutin ini akan dibuka oleh Sri Purnomo selaku Bupati Sleman sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sleman di Lapangan Pemda Sleman pada 28 Desember 2018 mendatang.

"Sedangkan untuk peserta akan dilepas untuk mengembara oleh GKR Mangkubumi selaku Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DIY," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Kamis (20/12/2018).

Baca: 13 Langkah Flawless Make Up Look Flormar, Lengkap dengan Video Tutorial

Pengembaraan Akhir Tahun adalah kegiatan pengembaraan bagi Pramuka Penegak (usia 16 sampai 20 tahun) tingkat SMA sederajat yang merupakan agenda rutin dan dilaksanakan setiap akhir tahun selama 5 hari, tepatnya hingga 1 Januari 2019.

Gerakan Pramuka dipilih menjadi agenda utama untuk pembentukan karakter kaum muda melalui berbagai kegiatan aktif, kreatif, rekreatif, kompetitif, dan produktif yang bersifat edukatif.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Barata akan mengusung tema 'Jelajah Selokan Mataram'. Diperkirakan akan diikuti oleh 700 peserta.

Peserta akan melakukan pengembaraan mulai dari Lapangan Pemda Sleman menuju Lapangan Margokaton Seyegan, Lapangan Banjarharjo Kalibawang, Lapangan Margoagung Seyegan hingga finish di Stadion Tridadi Sleman.

Baca: Kartu Gerakan Pramuka Dapat Digunakan Sebagai ATM BTN dan Akses Pusda

"Total perjalanan sejauh 53 Km," katanya.

Dalam Barata XXXIII terdapat 16 macam kegiatan prestasi diantaranya: Hasta Karya, Poster Arang, Macapat hingga Dhenok Thole.

Terdapat pula kegiatan persaudaraan seperti Upacara Api Unggun hingga puncaknya pada malam penyambutan Tahun Baru 2019 disebut sebagai Malam Wirapati yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata.

"Kegiatan diisi banyak penampilan seni dan budaya dari peserta serta kegiatan nDog Gludukan yaitu makan bersama makanan khas Sleman yang melibatkan masyarakat sekitar," pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved