Sleman

Peserta JKN-KIS di Kabupaten Sleman Telah Mencapai Universal Health Coverage

Peserta JKN-KIS di Kabupaten Sleman Telah Mencapai Universal Health Coverage

Peserta JKN-KIS di Kabupaten Sleman Telah Mencapai Universal Health Coverage
Dok BPJS Sleman
Bupati Sleman Sri Purnomo (kiri) bersama dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman Galih Anjungsari (tengah) usai penandatanganan perjanjian kerjsama didampingi Deputi Direksi Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta Aris Jatmiko (kanan) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM - Total jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Sleman hingga saat ini telah mencapai 95.22 persen.

Artinya, dari angka tersebut menunjukkan Kabupaten Sleman sudah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC).

Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Wahyu Prabowo mengatakan, hingga saat ini penduduk Sleman yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS sebanyak 1.007.747 jiwa dari jumlah total penduduk sebanyak 1.058.368 jiwa.

Baca: Peserta JKN-KIS Wajib Daftarkan Bayinya ke BPJS Kesehatan Paling Lambat 28 Hari Setelah Lahir

"Sehingga Kabupaten Sleman sudah berhasil mewujudkan Universal Health Coverage (UHC)," kata Wahyu saat menggelar jumpa pers di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Rabu (19/12/2018).

Besaran jumlah penduduk tersebut didasarkan pada data kependudukan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal/Dinas Kependuduk dan Pencatatan Sipil semester satu tahun 2018.

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman Galih Anjungsari menambahkan, jumlah peserta awal penduduk yang didaftarkan oleh Pemkab Sleman dalam Program JKN-KIS sejumlah 100.649 jiwa dari jumlah kuota sebanyak 168.000 jiwa.

Baca: Pemkot Yogyakarta kembali Raih Anugerah Parahita Ekapraya 2018

Lanjut Galih, penduduk yang didaftarkan oleh Pemkab Sleman sebagai peserta Program JKN-KIS wajib didaftarkan beserta seluruh anggota keluarganya.

"Kecuali bagi anggota keluarga yang telah terdaftar sebagi peserta JKN-KIS pada segmen lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Termasuk bayi baru lahir sesuai dengan Perpres 82 tahun 2018 didaftarkan oleh Pemerintah Daerah," kata Galih.

BPJS Kesehatan mengapresiasi Pemkab Sleman yang telah mendukung pencapaian UHC 1 Januari 2019 serta terlaksananya Program JKN-KIS di Kabupaten Sleman melalui Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan JKN Bagi Penduduk Sleman.

Perjanjian kerjasama ini berlaku untuk kurun waktu satu tahun terhitung sejak tanggal 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2019. (tribunjogja)

 
 

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved