Gunungkidul

Bupati Gunungkidul Terima Penghargaan Champion Daerah

Badingah menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mengurangi angka pernikahan di bawah umur.

Bupati Gunungkidul Terima Penghargaan Champion Daerah
IST
Bupati Gunungkidul Badingah didampingi kepala Dinas pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Gunungkidul Sudjoko, saat menerima penghargaan champion daerah. 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Bupati Kabupaten Gunungkidul satu-satunya kepala daerah di Indonesia yang mendapatkan penghargaan Champion Daerah, penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) RI.

Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan dengan beberapa kriteria contohnya adalah daerah memiliki regulasi dan kebijakan terkait pencegahan perkawinan anak, memiliki program, kegiatan dan alokasi anggaran, memiliki jaringan dan kerjasama strategis sesuai dengan kekuatan dan potensi lokal.

Penghargaan diserahkan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, yang diwakilkan Staf Khusus Presiden Deputi V, Jaleswari kepada Bupati Hj Badingah, SSos di Aula Sasono Mulyo Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (18/12/2018) lalu.

Baca: Dinpar Gunungkidul Sediakan Nomor Aduan untuk Wisatawan

Deputi Perlindungan Anak KPP-PA, Lenny selaku ketua penyelenggara mengatakan, penghargaan ini merupakan rangkaian kegiatan pemperingati 16 Hari Peringatan anti kekerasan terhadap perempuan dengan fokus pencegahan perkawinan anak tahun 2018.

Dari data badan pusat statistik (BPS) perkawinan anak usia dini masih diangka 23 persen, tiap tahunnya ada 340 ribu pernikahan dibawah usia 18 tahun.

"Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan karena anak telah kehilangan hak-hak yang seharusnya dilindungi oleh negara, jika kondisi ini dibiarkan tentu akan menjadikan Indonesia berada dalam kondisi darurat perkawinan anak," katanya.

Sementara itu bupati Gunungkidul, Badingah menyampaikan rasa terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mengurangi angka pernikahan di bawah umur.

Baca: Wakil Bupati Gunungkidul Imbau Pelaku Wisata Tidak Aji Mumpung

"Terimakasih karena telah bekerja sama, bahu-membahu untuk melakukan upaya-upaya pencegahan perkawinan pada usia anak, penghargaan ini bukan untuk saya tetapi untuk masyarakat yang telah banyak memberikan dukungannya, kepada Pemerintah Daerah”, katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3AKBPD) Kabupaten Gunungkidul, Sudjoko mengatakan saat ini Gunungkidul telah menggalakkan program gendong tas dahulu baru gendong anak kemudian.

"Program tersebut adalah ajakan agar anak dapat lulus sekolah terlebih dahulu, lebih baik jika anak dapat melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved