Jawa

Masalah Pertanian di Magelang, Dari Susutnya Lahan Pertanian sampai SDM Pertanian Rendah

Saat ini minat generasi muda dalam bidang pertanian di Kabupaten Magelang sangat minim.

Masalah Pertanian di Magelang, Dari Susutnya Lahan Pertanian sampai SDM Pertanian Rendah
IST
Rapat koordinasi dewan ketahanan pangan, di Ruang Bina Praja, kompleks Setda Kabupaten Magelang, Senin (17/12/2018). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Masalah pertanian di Kabupaten Magelang saat ini masih belum tuntas.

Dari mulai lahan pertanian yang mengalami penyusutan, sampai dengan rendahnya SDM pertanian.

Hal ini berdampak terhadap hasil produksi pertanian yang menjadi kurang maksimal.

Mulai dari luas lahan pertanian tersisa.

Merujuk data statistik tercatat lahan pertanian masih tersisa 36ribu hektar.

Sementara, data dari Bappeda Kabupaten Magelang, Dinas Pertamanan Kabupaten Magelang dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, saat ini lahan pertanian tinggal 25ribu hektar.

Baca: 12 Hektar Lahan Pertanian Padi di Bantul Terendam Banjir

"Hal ini secara tidak langsung akan sangat berpengaruh pada hasil produksi pertanian. Disamping itu juga jumlah ini tidak berbanding lurus dengan pertambahan penduduk yang tidak dapat dikendalikan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Wijayanti, Senin (17/12/2018), saat rapat koordinasi dewan ketahanan pangan, di Ruang Bina Praja, kompleks Setda Kabupaten Magelang.

Kemudian masalah sumber daya manusia pertanian.

Saat ini minat generasi muda dalam bidang pertanian di Kabupaten Magelang sangat minim.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved