Pemilu 2019

Bawaslu Sleman Kaji Kegiatan Bakti Sosial di Sardonoharjo

Bawaslu Sleman Kaji Kegiatan Bakti Sosial di Sardonoharjo Apakah Menyalahi Aturan Kampanye atau Tidak.

Bawaslu Sleman Kaji Kegiatan Bakti Sosial di Sardonoharjo
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Beredar informasi adanya politik uang dalam kegiatan bakti sosial di Sardonoharjo, Ngaglik.

Dalam informasi tersebut, terpapar kupon sembako seharga Rp 15 ribu yang dapat digunakan untuk mendapatkan 2kg beras, 1 L minyak dan 1 kg gula pasir. 

Ibnu Darpito, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dari Bawaslu Sleman mengatakan bahwa pihaknya sedang malakukan pengkajian dalam temuan ini, dan belum dianggap sebagai bentuk pelanggaran.

"Nanti kalau kita selesai melakukan pengkajian, dan yakin itu pelanggaran baru diproses lebih lanjut, dengan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu," jelasnya saat dihubungi Senin (17/12/2018).

Baca: Pemkab Sleman Serahkan Beasiswa Kepada 581Siswa Berprestasi

Diungkapkanya, yang terjadi di Sardonoharjo adalah para relawan itu memberikan kupon dan kupon itu bukan tidak digunakan untuk ditukarkan barang secara gratis, namun dijual dengan harga 15 ribu yang dapat digunakan untuk membeli sembako.

Sementara saat dilakukan kalkulasi, nominal harga sembako itu tidak sampai di angka Rp 60 ribu.

"Kalau seandainya membagi sembako tidak dalam konteks kampanye, itu boleh. Kalau kemarin STTPK (Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye) memang bukan kampanye, yakni bakti sosial. Tapi dalam acaranya, aroma kampanye memang ada, itu tidak bisa dipungkiri," jelasnya. (tribunjogja)

Penulis: nto
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved