Yogyakarta

Pengelolaan Diserahkan ke PT AMI, 480 Karyawan Trans Jogja Akan Kembali Diseleksi

Pengelolaan Diserahkan ke PT AMI, 480 Karyawan Trans Jogja Akan Kembali Diseleksi

Pengelolaan Diserahkan ke PT AMI, 480 Karyawan Trans Jogja Akan Kembali Diseleksi
Tribun Jogja/ Pradito Rida Pertana
15 armada baru Trans Jogja resmi dilaunching di Kantor PT JTT, Jalan Jogja-Wonosari KM 4,5 No 24B, Yogyakarta, Rabu (30/8/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sekitar 480 karyawan yang bertugas di shelter bus Trans Jogja akan diseleksi kembali.

Hal ini lantaran pada awal tahun ini pengelolaan bus tersebut akan berpindah tangan dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIY ke PT Anindya Mitra Internasional (AMI).

Direktur PT AMI Dyah Puspitasari menjelaskan, pihaknya akan melaksanakan seleksi secara bertahap saat pengelolaan bus tersebut  dipegang oleh pihaknya.

Seleksi tersebut juga akan dilaksanakan secara fair agar kompetensi sebagai pelayan publik bisa maksimal.

“Saat ini kami sedang menghitung kebutuhan (SDM) kami dan belum memutuskan untuk (jumlah yang diperlukan),” jelasnya, pekan lalu.

Diah mengatakan, sebelumnya sebanyak 200 orang  yang merupakan driver , pramugari dan pramugara yang sudah masuk ke PT AMI. 

Baca: Agrowisata di Bukit Dermo Masih Terkendala Air dan Kontur Tanah Bebatuan

Jumlah yang diseleksi dulu sekitar dua sampai tiga lipatnya. Adapun untuk ratusan petugas shelter nanti  akan diseleksi dan akan diambil sesuai dengan kebutuhan.

Tidak menutup kemungkinan, adanya seleksi ini akan terjadi efisiensi dalam tubuh organisasi tersebut.

Hal ini agar target dan juga kebutuhan organisasi bisa bekerja secara maksimal dan efektif. “Agar tidak kegemukan dalam organisasi dan kami sesuaikan apakah SDM sesuai dengan PT AMI atau tidak,” jelasnya.

Untuk standar gaji, pihaknya tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Hanya, Diah mengatakan, dulu pihaknya hanya sebagai operator untuk tahun 2019 ini, pihaknya bertanggungjawab secara keseluruhan, selain pengoperasian, dan juga SDM.

“Kalau penggajian memang tetap sama dengan pada saat dikelola dinas. Cuma sistem kerja saja yang berbeda nantinya karena PT AMI merupakan perusahaan,” ujarnya. (tribunjogja)

Penulis: ais
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved