Bantul

Gusti Kanjeng Ratu Hemas Kunjungi Pasar Kaki Langit Dlingo Bantul, Dia Minta Pegiat Digital Promosi

GKR Hemas mengajak para influencer dari media sosial dan dunia maya untuk gencar mempromosikan wisata lokal.

Gusti Kanjeng Ratu Hemas Kunjungi Pasar Kaki Langit Dlingo Bantul, Dia Minta Pegiat Digital Promosi
TRIBUNJOGJA.COM |Wahyu Setiawan Nugrogo
Pasar Kaki Langit yang terletak di Mangunan Dlingo Bantul, Sabtu (15122018) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengunjungi Pasar Kaki Langit yang terletak di Mangunan Dlingo Bantul, Sabtu (15/12/2018).

Pada kunjungannya, GKR Hemas mengajak para influencer dari media sosial dan dunia maya untuk gencar mempromosikan wisata lokal.

Selain melihat-lihat aneka kuliner dan fasilitas yang disediakan Pasar Kaki Langit, GKR Hemas juga menyempatkan untuk berdialog bersama pegiat kuliner media sosial, food blogger, foodgram hingga praktisi kuliner yang berbasis di dunia maya selama beberapa menit.

Dalam dialognya, GKR Hemas mengajak para influencer media sosial untuk gencar mempromosikan potensi pariwisata yang ada di daerah.

"Pasar Kaki Langit menjadi bukti untuk mengangkat perekonomian lokal, ini perlu di dorong dan kita promosikan bersama," katanya usai dialog.

GKR Hemas juga turut mengajak para pegiat media social agar dapat mempromosikan pariwisata.

Tak hanya Pasar Kaki Langit namun juga potensi wisata daerah lainnya. Adanya koordinasi bersama antara berbagai stakeholder menurutnya sebagai upaya agar promosi potensi lokal lebih terarah dan tepat sasaran.

"Ini perlu adanya peran dari penggiat media social tersebut. Mereka bisa bermain di sini, mereka melakukan liputan di sini jadi membuat masyarakat luar tertarik untuk hadir, mari kita bantu masyarakat untuk mengenal potensi yang ada di daerah," lanjutnya.

Hadirnya GKR Hemas di Pasar Kaki Langit sekaligus menjadi perayaan satu tahun pasar digital yang diinisiasi oleh masyarakat dan dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata melalui Generasi Pesona Indonesia (Genpi).

Pasar Kaki Langit sendiri hadir sejak 10 Desember 2017 lalu dan kini telah menjadi objek wisata yang menawarkan suasana khas pedesaan termasuk kuliner khas daerah juga disediakan.

Kegiatan di Pasar Kaki Langit yang terletak di Mangunan Dlingo Bantul
Kegiatan di Pasar Kaki Langit yang terletak di Mangunan Dlingo Bantul (TRIBUNJOGJA.COM |Wahyu Setiawan Nugrogo)

Dalam transaksinya di Pasar Kaki Langit para pengunjung diwajibkan menggunakan uang koin kayu yang sudah disediakan oleh pengelola di loket penukaran.

Selain itu beberapa homestay dan penginapan di sekitar lokasi juga tersedia dengan tetap mengedepankan suasana khas kampung dan pedesaan yang kental.

Sementara itu, Purwo Harsono selaku inisiator masyarakat Pasar Kaki Langit sekaligus Ketua Koperasi Notowono menuturkan hadirnya Pasar Digital Kaki Langit ini telah menjadi objek wisata alternatif baru yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Tak hanya DIY namun seluruh dunia. Hadirnya pasar tersebut dapat mengangkat tak hanya potensi lokal namun juga perekonomian masyarakat sekitar.

"Kita (Pasar Kaki Langit) buka setiap Sabtu dan Minggu saja. Setiap harinya bisa dikunjungi 600-700 orang," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved