Yogyakarta

Gubernur DIY Apresiasi Langkah Polisi Ciduk Teroris

Langkah ini menjadi antisipasi jajaran Polri untuk menciptakan suasana damai dan tenang terlebih menjelang perayaan natal dan tahun baru.

Gubernur DIY Apresiasi Langkah Polisi Ciduk Teroris
https://twitter.com/kratonjogja
Sri Sultan HB X 

TRIBUNJOGJA.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi langkah kepolisian yang sudah menciduk terduga teroris AA (19) di Dusun Krapyak, Godean, Kabupaten Sleman, beberapa hari lalu.

Langkah ini menjadi satu di antara antisipasi jajaran Polri untuk menciptakan suasana damai dan tenang terlebih menjelang perayaan natal dan tahun baru.

“Saya kira justru ada tindakan (pencekalan terduga teroris) ini berarti (polisi) lebih dahulu mewaspadai,” kata Sultan HB X di Kepatihan, Jumat (14/12/2018).

Sultan berharap agar tidak ada sesuatu yang terjadi selama perayaan hari besar keagamaan umat nasrani tersebut.

Dan, pemeriksaan yang dilakukan pada terduga teroris itu, akan ada pengembangan lebih lanjut dari pengakuan terduga.

Proses hukum, kata Sultan HB X, juga harus ditegakkan untuk memproses terduga teroris tersebut.

Baca: Arahkan Ultra Mikro Kredit ke Desa, Sultan Ingin Dorong Kemandirian dan Tingkatkan Perekonomian Desa

Sultan pun menyebutkan terduga juga merupakan pendatang dari luar daerah.

Langkah antisipatif perlu dilakukan agar Yogya tetap aman terkendali.

“Kami tunggu saja proses hukumnya nanti bagaimana,” kata Sultan HB X.

Seperti diberitakan, AA diamankan di sebuah rumah usaha kebab di RT06, RW18 Dusun Krapyak Sidoarum Godean  Sleman, Selasa (11/12/2018) siang.

Baca: Masuk Musim Penghujan, Sultan Minta Semua Dinas Cek Sarana dan Prasarana Umum

AA asal Indramayu diciduk oleh Densus 88 Antiteror ketika sedang makan siang di warung.

Muhammad Gilang Syarifudin, Kepala Depo Project Jogja - Solo Kebab Turki membenarkan hal tersebut dan menyatakan bahwa yang diamankan adalah seorang pegawainya yang sudah bekerja di tempat itu sejak tiga bulan lalu.  

Diceritakannya, saat ia masih berada di luar dan mendapat informasi bahwa empat orang karyawannya dibawa ke Polda DIY.  (*)

Penulis: ais
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved