Yogyakarta

Barahmus Berharap Polisi Terus Selidiki Pencurian Koleksi Museum Sonobudoyo

Bambang mengatakan hal tersebut menjadi pembelajaran bagi museum lain untuk meningkatkan keamanan museum.

Barahmus Berharap Polisi Terus Selidiki Pencurian Koleksi Museum Sonobudoyo
Tribunjogja.com
Sejumlah koleksi yang hilang 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY berharap pengukuhan Polda menjadi tipe A membawa dampak positif bagi kasus hilangnya koleksi museum Sonobudoyo 2010 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Barahmus DIY, Ki Bambang Widodo.

Ia mengungkapkan meski delapan tahun berlalu, ia masih berharap polisi dapat mengungkap pencurian yang terjadi di Sonobudoyo 2010 silam.

"Ini kan Polda DIY sekarang sudah menjadi tipe A, harapanny juga bisa membawa angin segar, khususnya untuk kasus pencurian koleksi museum. Ya kami cuma berharap polisi bisa mengungkap kasus itu. Kami tentu mendorong polisi untuk menyelidiki kasus ini," ungkapnya saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (9/12/2018).

Baca: Delapan Tahun Kasus Pencurian Koleksi Museum Sonobudoyo Yogyakarta Belum Terungkap

Menurutnya pencurian yang terjadi delapan tahun silam bukan pencurian sepele.

Mengingat koleksi yang dicuri merupakan koleksi unggulan museum, ia sangat berharap polisi melanjutkan penyelidikan hingga tuntas.

"Museum kan punya koleksi unggulan, koleksi yang hilang itu kan juga koleksi unggulan. Tentu kami berharap banyak pada polisi. Semoga segera ditemukan bukti-bukti yang signifikan untuk menjerat pelaku pencurian,"ujarnya.

Kasus pencurian tersebut merupakan sejarah kehilangan yang besar.

Bambang mengatakan hal tersebut menjadi pembelajaran bagi museum lain untuk meningkatkan keamanan museum.

Baca: Miliki 62 Ribu Benda Bersejarah, Museum Sonobudoyo Kerja Keras Merawat Koleksinya

"Dengan adanya peristiwa pencurian 8 tahun lalu itu tentu menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi pengelola museum-museum di DIY . Khususnya dalam hal sarana keamanan koleksi museum. Apalagi museum-museum pasti memiliki koleksi unggulan. Tentu keamanan harus menjadi perhatian," lanjutnya.

Ia pun meminta pemerintah daerah Yogyakarta dan pihak Museum Sonobudoyo untuk terus menggali informasi terkait kasus tersebut.

Menurutnya kedua pihak tersebut yang memiliki kewenangan.

"Ya Pemda DIY dan museum Sonobudoyo yang punya kewenangan untuk selalu update perkembangan kasus. Bisa saja ditanyakan saat forum-forum tertentu. Kalau kami tentu hanya bisa mendorong suapya kasus terus diselidiki," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved