Usai Tur di AS, Grup Musik Cadas AK//47 Langsung Rilis Album ‘Loncati Pagar Berduri'

Grup musik cadas dari Semarang, AK//47, merilis album ketiga bertajuk Loncati Pagar Berduri yang berisi 13 lagu grindcore

Usai Tur di AS, Grup Musik Cadas AK//47 Langsung Rilis Album ‘Loncati Pagar Berduri'
IST
Grup musik cadas AK 47 dari Semarang 

TRIBUNJOGJA.COM - Grup musik cadas dari Semarang, AK//47, merilis album ketiga bertajuk Loncati Pagar Berduri.

Album ini dijejali 13 komposisi grindcore dengan topik distopia dan aneka dekadensi akal sehat dalam masyarakat modern.

Baca: Judas Priest Undang Presiden Jokowi untuk Saksikan Konser di Ancol

"Di album terbaru ini adalah respons terhadap kejadian-kejadian di bumi nusantara, kaum LGBTQ ditangkap, tempat ibadah diserang, komoditas hoax di media sosial serta isu rasisme dalam kepentingan politik. Itu adalah sebagian dari adaptasi kemarahan yang afdol dalam musik grindcore kami," ujar vokalis dan gitaris AK//47, Garna Raditya, Kamis (6/12/2018).

Bersama Novelino Adam (bas, vokal) dan Yogi Ario (drum), formasi ini merampungkan rekaman di Girez Studio Semarang.

Proses kreatif itu berlangsung seiring dengan isu imigran, chauvinisme, fasisme, homophobia, yang seluruhnya memakai bahasa Indonesia.

Seperti dalam lagu "Bebas Berkelamin", "Menggugat Manusia!", "Grinkor Petir!", "Ayat untuk Menyayat", "Kepada Bunga yang Masih Tumbuh di Beton", "Botol, Bensin dan Mawar Untukmu" dan lainnya.

Semua lagu dikemas dalam kemarahan gerinda punk yang beringas dan progresif yang dirilis oleh Lawless Jakarta Records (CD) dan Disaster Records (kaset).

Setelah merilis album kedua Verba Volant, Scripta Manent pada 2016 lalu yang mendapatkan 20 album terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia, Garna pindah ke Amerika Serikat sebagai imigran dan melanjutkan karier musiknya di Oakland, California (CA).

Ide menggerakkan kembali AK//47 mulai dilakukan pada September 2017 lalu dengan bergabungnya Damian Talmadge (Violent Opposition, ex-Lack of Interest) pada bas dan Mark Miller pada drum (ex-Anisoptera) sebagai personel tambahan.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved