Bisnis

Kemenperin Bahas DAK Revitalisasi Sentra IKM Tahun Anggaran 2019

Terdapat 12.186 sentra IKM dengan jumlah unit usaha di dalamnya sebanyak 270.197 IKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kemenperin Bahas DAK Revitalisasi Sentra IKM Tahun Anggaran 2019
istimewa
Dirjen IKM Kemenperin RI, Gati Wibawaningsih saat menyampaikan sambutan dalam 'Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Pembahasan Rencana Kegiatan DAK Revitalisasi Sentra IKM Tahun Anggaran 2019', yang dilangsungkan selama tiga hari (5-7/12/2018) di Hotel Indoluxe, Yogyakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian RI, melaksanakan kegiatan 'Sosialisasi Petunjuk Teknis dan Pembahasan Rencana Kegiatan DAK Revitalisasi Sentra IKM Tahun Anggaran 2019', yang dilangsungkan selama tiga hari (5-7/12/2018) di Hotel Indoluxe, Yogyakarta.

Dirjen IKM Kemenperin RI, Gati Wibawaningsih dalam siaran resminya, Rabu (5/12/2018) kemarin mengatakan bahwa, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk melakukan koordinasi lebih lanjut terkait pembahasan usulan rencana kegiatan sehingga rencana kegiatan tersebut dapat dilaksanakan pada tiap-tiap daerah.

Kegiatan ini diikuti oleh 79 Kab/Kota penerima DAK Revitalisasi Sentra IKM TA 2019, masing-masing dikelompokkan pada tiga direktorat berdasarkan komoditi sebagaimana yang terinput pada aplikasi Krisna, 30 perwakilan dari Dinas Provinsi yang menangani industri, Tim pembahas dari Ditjen IKM, Birocana dan Inspektorat Jenderal serta para narasumber.

Baca: Ekspor Produk Perikanan Indonesia Senilai 143 Juta Dolar AS Tembus Pasar Korsel

Berdasarkan data tahun 2017, terdapat 12.186 sentra IKM dengan jumlah unit usaha di dalamnya sebanyak 270.197 IKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, Gati mengatakan bahwa masih ditemukan beberapa potensi di daerah yang belum dimanfaatkan, kurangnya sarana dan prasarana yang dimiliki serta kelemahan dalam aspek legalitas.

"Untuk itu, perlu upaya meningkatkan sarana dan prasarana pada sentra yang telah ada melalui Revitalisasi Sentra IKM yang diharapkan akan meningkatkan daya saing IKM untuk memasuki pasar dalam negeri maupun pasar global," kata dia melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com.

DAK Fisik Revitalisasi Sentra IKM telah berjalan mulai Tahun Anggaran 2016 hingga tahun ini. Gati menjelaskan Pada TA 2016, pagu alokasi anggaran adalah sebesar Rp 166.3 M untuk 149 Kab/Kota, TA 2017 sebesar Rp 161.5 M untuk 113 Kab/Kota, TA 2018 sebesar Rp 173.7 M untuk 73 Kab/Kota serta TA 2019 sebesar Rp 178.3 M untuk 79 Kab/Kota.

Baca: Pebisnis Properti di Yogya Tak Masalah Suku Bunga Acuan Naik

“Perlu diketahui bahwa, proses DAK mulai dari usulan sampai ketetapan penerima, menggunakan sistem terpusat Aplikasi KRISNA yang melibatkan perencanaan di Bappenas, koordinasi teknis dan substansi dengan DJIKM serta penganggaran sampai penetapan di Kementerian Keuangan (DJPK)," tambahnya.

Pihaknya berharap para pemangku kepentingan di setiap Kab/Kota dapat berkomitmen untuk mengoptimalkan DAK Revitalisasi Sentra IKM dengan melakukan pembinaan lebih lanjut.

“Selanjutnya, kami berpesan agar mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan dapat tetap mengacu pada peraturan-peraturan yang berlaku," jelas Gati. (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved