Pendidikan

UMY Terima Hibah Bioling dari Kemendikbud

Mobil Bioling tersebut akan menjadi media untuk mendistribusikan film karya civitas akademika UMY agar lebih mudah dinikmati oleh masyarakat luas.

UMY Terima Hibah Bioling dari Kemendikbud
istimewa
UMY Terima Hibah Bioling dari Kemendikbud 

TRIBUNJOGJA.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) Republik Indonesia meluncurkan Mobil Bioskop Keliling (Bioling) yang didistribusikan ke 11 wilayah Indonesia.

Satu di antara Mobil Bioling tersebut akan beroperasi di wilayah D I  Yogyakarta dan pengelolaannya diamanatkan ke Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), yang telah diserahkan pada Jumat (30/11/2018) yang lalu.

Mobil Bioling tersebut akan menjadi media untuk mendistribusikan film karya civitas akademika UMY agar lebih mudah dinikmati oleh masyarakat luas sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap film lokal.

Disampaikan oleh Fajar Junaedi, SIP, MSi, seorang dosen Ilmu Komunikasi (IK) UMY bahwa hibah Mobil Bioling tersebut merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan ke Pusat Pengembangan Film yang berada di bawah Kemendikbud pada September lalu.

Fajar menyebutkan Mobil Bioling tersebut akan menjadi sarana bagi banyak karya civitas UMY.

Baca: Pelatihan Open Journal System di UMYK KenalkanAturan dan Etika Publikasi

"UMY memiliki beberapa komunitas yang bergerak dalam bidang Perfilman, misal dalam tingkat universitas ada Unit Kegiatan Mahasiswa MM Kine Club, lalu di IK sendiri ada badan semi otonom CiKo (Cinema Komunikasi). Ini juga ditambah dengan banyak mata kuliah di beberapa program yang studi yang menyertakan pembuatan karya berupa film sebagai tugasnya, dan hal tersebut konsisten dihasilkan setiap tahunnya. Pada tahun ajaran ini contohnya pada mata kuliah reportase, kami melakukan kolaborasi dengan Sekolah Gunung Merapi untuk membuat film mengenai edukasi, inspirasi, dan wisata di daerah Dukuh Pangukrejo, Cangkringan," ujarnya melalui siaran resmi yang diterima Tribunjogja.com

Mobil Bioling tersebut akan membantu civitas UMY dalam melengkapi proses produksi film.

Baca: Atlet Pencak Silat UMY Berhasil Bawa Pulang Medali Emas dan Perak dari Kota Palembang

"Ada beberapa tahap dalam proses produksi film, mulai dari pengembangan, produksi, distribusi hingga ekshibisi film. Mahasiswa kami sudah melakukan 2 proses diawal dengan baik, namun untuk 2 tahap akhir banyak yang mengalami kendala. Mobil Bioling tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk melakukan distribusi dan ekshibisi tidak hanya di dalam kampus tapi juga di luar lingkungan kampus," ungkap Fajar.

Fajar menjelaskan bahwa film menjadi sarana edukasi yang penting karena media audio visual tersebut menuntut penontonnya agar fokus memperhatikan konten yang ada di dalamnya.

"Hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dengan lebih efektif. Misal di prodi kedokteran yang memiliki Program Belajar Kesehatan Masyarakat, film dapat menjadi media yang ampuh dalam memberikan penjelasan kepada warga yang menjadi targetnya. Di sini kemudian Mobil Bioling menjadi penting kehadirannya agar dapat memfasilitasi kegiatan belajar masyarakat sebagai bagian dari penerapan pengabdian UMY," jelasnya.  (*)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved