Target Program Satu Juta Rumah Diklaim Sudah Mencapai 1.076.856 Unit

Kementerian PUPR mengklaim Program Satu Juta Rumah sudah melebihi target. Pada Senin (3/12/2018), total rumah yang dibangun yaitu 1.076.856 unit.

Target Program Satu Juta Rumah Diklaim Sudah Mencapai 1.076.856 Unit
IST/Kemeterian PUPR
Ilustrasi perumahan sederhana yang telah dibangun dalam Program Satu Juta Rumah 

TRIBUNJOGJA.COM - Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim Program Satu Juta Rumah sudah melebihi target.

Pernyataan itu dikeluarkan berdasarkan data yang dimiliki per hari Senin (3/12/2018), total rumah yang dibangun yaitu 1.076.856 unit.

Baca: Pertama Kali Terjadi, Penerimaan Negara Lebih Besar dari Target APBN, Capai Rp1.936 Triliun

Angka itu terdiri dari rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 729.876 unit dan rumah non-MBR sejumlah 346.980 unit.

Menurut Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, pelaksanaan Program Satu Juta Rumah ini menunjukkan bahwa pemerintah sungguh-sungguh menyediakan perumahan bagi masyarakat.

“Program Satu Juta Rumah merupakan gerakan bersama di dalam sektor pembangunan perumahan bagi masyarakat. Pemerintah menggandeng semua pemangku kepentingan untuk fokus pada pembangunan rumah kepada masyarakat,” ucap Khalawi melalui keterangan tertulis, Kamis (6/12/2018).

Kunjungan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid ke proyek perumahan.
Kunjungan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid ke proyek perumahan. (IST/Kementerian PUPR)

Dia menambahkan, program ini bukan berarti pemerintah membagi-bagikan rumah secara gratis kepada masyarakat, tetapi agar semua anggota masyarakat bisa menempati dan memiliki rumah layak huni.

Pemerintah melibatkan berbagai pihak agar proaktif demi kelancaran program ini, di antaranya asosiasi pengembang, perbankan, sektor swasta melalui corporate social responsibility (CSR), masyarakat, dan pemerintah daerah.

Targetnya pun diatur supaya pembangunan rumah subsidi dan rumah non-subsidi untuk masyarakat bisa seimbang. Rumah subsidi yang diperuntukkan bagi MBR sekitar 70 persen atau 700.000 unit dari target satu juta unit per tahun.

Adapun rumah non-subsidi atau rumah komersial diperuntukkan non-MBR dan ditargetkan sekitar 30 persen atau 300.000 unit dari target pembangunan.

“Jika ditotal, kami menargetkan pembangunan satu juta unit rumah setiap tahunnya. Kami optimistis tahun ini bisa tembus satu juta rumah,” tuntas Khalawi. (Erwin Hutapea)

.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Klaim Target Program Satu Juta Rumah Terlampaui"

Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved