Kota Yogyakarta

Satu Unit Alat Berat Dikerahkan untuk Bantu Pembersihan di Bantaran Sungai Code

BPBD Kota Yogyakarta juga melakukan penanganan dengan mengirimkan kebutuhan logistik yang dibutuhkan.

Satu Unit Alat Berat Dikerahkan untuk Bantu Pembersihan di Bantaran Sungai Code
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Sejumlah warga bersama pihak Kampung Tangguh Bencana (KTB) Prawirodirjan, Relawan Code, dan perwakilan Pemerintah Kota Yogyakarta sedang bekerja bakti membersihkan puing-puing bangunan terdampak longsor di bantaran Sungai Code, Kamis (6/12/2018). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satu unit alat berat dikerahkan oleh BPBD Kota Yogyakarta setelah ambrolnya talut di bantaran Sungai Code pada Rabu (5/12/2018) pagi sekitar pukul 05.30 WIB di Kampung Pawirodirjan RT 59 RW 18 Pawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta.

Alat berat didatangkan untuk membantu proses pembersihan puing-puing bangunan.

Selain itu, untuk penanganan sementara, alat berat juga digunakan untuk membersihkan endapan pada bagian tengah sungai.

"Agar aliran air menjadi lancar dan tidak mengalir lebih deras di bagian tepi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta Hari Wahyudi kepada Tribunjogja.com melalui pesan singkat.

Baca: Warga, Relawan dan BPBD Bersihkan Puing-Puing Bangunan Talut Sungai Code

BPBD Kota Yogyakarta juga melakukan penanganan dengan mengirimkan kebutuhan logistik yang dibutuhkan.

Sejak Kamis (6/12/2018) pagi, sejumlah warga dibantu pihak Kampung Tangguh Bencana (KTB) Prawirodirjan, Relawan Code, dan perwakilan Pemerintah Kota Yogyakarta, bekerja bakti membersihkan puing-puing bangunan.

Dari pantauan Tribunjogja.com, ada beberapa bangunan yang terdampak kejadian tersebut di antaranya tujuh rumah warga, bangunan MCK umum dan Balai pertemuan RW.

Baca: Dampak Cuaca Buruk di Yogya - Pohon Tumbang, Talut Ambrol Hingga Tanggul yang Longsor

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mencatat, talut yang mengalami kerusakan yakni sepanjang 70 meter dengan tinggi enam meter.

Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.

Namun ada tujuh KK dengan 19 jiwa yang terpaksa harus mengungsi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved