Kota Yogya

Pasangan di Bawah Usia 21 Tahun Dihimbau Tunda Kehamilan

PLT Kepala DaldukKB Kota Yogyakarta mengimbau pasangan yang menikah di bawah usia 21 tahun untuk menunda kehamilan terlebih dahulu.

Pasangan di Bawah Usia 21 Tahun Dihimbau Tunda Kehamilan
cosmeticlaserskinsurgery.com
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DaldukKB) Kota Yogyakarta, Eny Retnowati mengimbau pasangan yang menikah di bawah usia 21 tahun untuk menunda kehamilan terlebih dahulu.

Hal tersebut dikarenakan sistem reproduksi calon ibu belum matang, sekalipun dalam Undang-Undang Perkawinan disebutkan bahwa perempuan yang telah memasuki usia 16 tahun sudah boleh menikah.

"Pada usia 16 tahun, belum siap alat reproduksinya untuk dibuahi. Wanita hamil pertama minimal usia 21 tahun. Ketika menikah di bawah usia 21 tahun, belum waktunya hamil," bebernya, Kamis (6/12/2018).

Ia pun menyarankan bagi mereka yang terlanjur menikah di usia dini, untuk menunda kehamilan.

Caranya adalah dengan mengikuti program KB.

Baca: Ibu Hamil Minum Kopi. Bolehkah?

"Disarankan untuk menggunakan alat kontrasepsi. Ini untuk menjaga kesehatan reproduksi ibunya, serta kesehatan bayinya," ujarnya.

Namun, lanjutnya, sayangnya saat ini faktor penyebab pasangan muda memutuskan untuk menikah adalah karena telah terjadi kehamilan di luar nikah.

"Banyak terjadi hal yang kurang menyenangkan pada bayinya. Biasanya malu dan menutupi kehamilannya sehingga asupan gizinya kurang, anaknya kurang gizi, terjadinya persalinan yang tidak diinginkan dan berujung pada anak yang stunting," tambahnya.

Baca: Kasus Hamil di Luar Nikah Tinggi Jadi Pemicu Utama Pernikahan Dini di Kabupaten Sleman

Ia pun mengajak para remaja untuk memiliki wawasan lebih jauh terkait KB melalui Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R).

Total terdapat 54 kelompok PIK-R di Kota Yogyakarta yang telah memiliki SK Lurah maupun Camat.

"Informasi kesehatan reproduksi tidak hanya untuk remaja tapi juga untuk Pasangan Usia Subur (PUS)," imbuhnya.(*)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved